• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar.

Edukasi lingkungan dan keindahan alam berpadu di kawasan Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar Surabaya. (Foto: Google Review/Tabitha Kurniawan)

Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar, Primadona Baru di Surabaya

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id — Di tengah hiruk-pikuk kota metropolitan yang terus berkembang, Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar hadir sebagai oase hijau yang menenangkan sekaligus membuka mata akan pentingnya pelestarian lingkungan.

Lokasinya di kawasan timur Surabaya, tempat ini menjadi pilihan sempurna untuk melepas penat, mengisi akhir pekan, atau sekadar mencari udara segar di tengah kepadatan kota. Dengan luas mencapai 200 hektare, Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar ini menyajikan lanskap hutan mangrove yang memikat dan menjadi benteng alami bagi garis pantai kota.

You might also like

Stasiun Tertua Jawa Timur

10 Stasiun Tertua Jawa Timur yang Masih Beroperasi, Saksi Sejarah Perkeretaapian sejak Zaman Belanda

12/07/2026 1:00 PM
Spot Sunset Gresik

Lokasi Spot Sunset Gresik Terbaik yang Wajib Dicoba

12/07/2026 11:00 AM

Baca Juga: 7 Rekomendasi Rawon Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicoba!

Tidak sekadar menyuguhkan panorama hutan yang asri, destinasi ini telah berkembang menjadi laboratorium hidup bagi para pencinta alam, pelajar, hingga wisatawan dari luar kota. Pengunjung diajak berpartisipasi dalam berbagai aktivitas edukatif seperti penanaman bibit mangrove, pengamatan burung liar di habitat aslinya, hingga menyusuri jalur air dengan perahu tradisional.

Kegiatan ini memberikan pengalaman yang lebih mendalam dibanding sekadar berfoto atau bersantai, karena setiap langkah membawa pelajaran tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap untuk mendukung kenyamanan pengunjung. Jalur tracking dari kayu memudahkan pengunjung menyusuri kawasan tanpa merusak tanah dan vegetasi di sekitarnya.

Menara pantau pun memungkinkan pengunjung mengamati lanskap dari ketinggian serta menikmati panorama matahari terbit dan terbenam. Dermaga kecil menjadi titik awal perjalanan menyusuri aliran sungai, sementara gazebo-gazebo tersebar di beberapa titik sebagai tempat beristirahat sambil menikmati udara segar dan suara alam.

Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar bukan hanya menjadi tempat wisata, melainkan simbol harmoni antara alam dan manusia. Di balik keberhasilannya, ada keterlibatan aktif warga sekitar dalam pengelolaan dan pelestarian. Mereka menjadi pemandu wisata, penjaga kebersihan, sekaligus pejuang konservasi yang menjaga agar kawasan ini tetap lestari. Dengan begitu, kawasan ini bukan hanya memberi dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Kawasan ini juga rutin dijadikan lokasi penelitian oleh mahasiswa dan komunitas lingkungan, menjadikannya pusat pembelajaran tentang keanekaragaman hayati mangrove. Berbagai jenis tanaman bakau, ikan, udang, dan burung yang ada di sini menjadi objek studi yang menarik dan penting bagi pengembangan ilmu lingkungan.

Bahkan beberapa spesies burung langka sempat terpantau di kawasan ini, menambah nilai konservasi yang tinggi. Keberadaan ekosistem mangrove yang sehat turut mendukung rantai makanan laut dan menjaga kualitas air di wilayah pesisir.

Selain itu, kawasan ini berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim. Hutan mangrove dikenal sebagai penyerap karbon alami yang efektif, mampu menyimpan karbon dalam jumlah besar pada akar dan tanahnya. Dengan demikian, pelestarian kawasan ini turut mendukung upaya global dalam mengatasi pemanasan bumi. Peran ini menjadikan kawasan mangrove tidak hanya penting bagi Kota Surabaya, tetapi juga bagi kelestarian lingkungan secara lebih luas.

Akses Menuju Mangrove Gunung Anyar

Akses menuju lokasi ini relatif mudah. Dari pusat Kota Surabaya, pengunjung hanya memerlukan waktu sekitar 30-45 menit menggunakan kendaraan pribadi. Area parkir yang memadai dan jalur masuk yang terorganisasi dengan baik menambah kenyamanan.

Harga tiket yang terjangkau menjadikan destinasi ini inklusif dan ramah untuk semua kalangan, baik pelajar, keluarga, maupun wisatawan dari luar kota. Beberapa paket wisata edukasi juga tersedia bagi sekolah-sekolah yang ingin mengenalkan siswa pada pelestarian ekosistem pesisir secara langsung. Tidak jarang juga, komunitas lingkungan mengadakan pelatihan atau lokakarya di lokasi ini.

Tidak sedikit pengunjung yang datang kembali karena pengalaman yang diberikan kawasan ini begitu berkesan. Banyak pula yang terinspirasi untuk ikut serta dalam program pelestarian mangrove setelah berkunjung. Eco wisata ini secara perlahan tapi pasti membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga alam sekaligus menunjukkan bahwa wisata tidak harus merusak, tetapi justru bisa menjadi sarana pemulihan lingkungan.

Pemerintah kota bersama komunitas lokal terus melakukan inovasi agar kawasan ini tidak hanya berhenti sebagai destinasi rekreasi, namun juga menjadi pusat riset, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat. Program edukasi berbasis alam terus dikembangkan agar lebih banyak generasi muda mengenal dan mencintai lingkungan sejak dini. Pelibatan aktif siswa dan mahasiswa dalam kegiatan konservasi juga menjadi upaya strategis agar kesadaran lingkungan tertanam kuat sejak usia muda.

Dengan potensi besar yang dimilikinya, Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar diharapkan terus berkembang sebagai destinasi unggulan sekaligus pusat edukasi lingkungan. Kawasan ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian alam dan pengembangan pariwisata dapat berjalan berdampingan dan saling menguatkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Fawwaz Ravi Akbar/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniKota Surabaya hari iniMangrove Gunung Anyar di Surabayarekomendasi wisata di SurabayaSurabayaWisata mangrove di Surabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Stasiun Tertua Jawa Timur

10 Stasiun Tertua Jawa Timur yang Masih Beroperasi, Saksi Sejarah Perkeretaapian sejak Zaman Belanda

by Mochamad Abdurrochim
12/07/2026 1:00 PM
0

Tugujatim.id – Stasiun tertua Jawa Timur menjadi bagian penting dari perjalanan panjang sejarah perkeretaapian di Indonesia. Dibangun sejak masa pemerintahan...

Spot Sunset Gresik

Lokasi Spot Sunset Gresik Terbaik yang Wajib Dicoba

by Mochamad Abdurrochim
12/07/2026 11:00 AM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Menikmati matahari terbenam menjadi salah satu aktivitas yang banyak digemari masyarakat untuk mengakhiri hari. Pemandangan langit yang...

Pasar tradisional Sidoarjo

Pasar Tradisional Sidoarjo yang Masih Jadi Favorit Warga

by Mochamad Abdurrochim
12/07/2026 10:00 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id - Pasar tradisional Sidoarjo masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus berburu kuliner dan jajanan...

Stasiun Wonokromo

Mengapa Stasiun Wonokromo Jadi Pilihan Banyak Penumpang di Surabaya?

by Mochamad Abdurrochim
12/07/2026 9:00 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id– Stasiun Wonokromo bukan lagi sekadar tempat naik dan turun kereta, tapi sudah menjadi salah satu titik sibuk yang...

Next Post
Ekskavasi Candi Brahu.

Resmi Dimulai, Ekskavasi Candi Brahu Mojokerto Butuh 2 Pekan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID