PASURUAN, Tugujatim.id – Banjir merendam permukiman warga di Pasuruan. Sejumlah desa di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan tergenangi banjir akibat hujan deras yang mengguyur semalaman pada Sabtu (24/5) malam.
Hujan yang berlangssung sejak pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.30 WIB mengakibatkan daerah aliran sungai (DAS) Rejoso meluap, merendam permukiman warga sekitar pukul 01.00 WIB.
Hingga Minggu (25/5) pagi, air mulai surut. Namun genangan air masih tersisa di sejumlah permukiman warga. Seperti di Dusun Kebondalem dan Dusun Serambi, Desa Winongan Kidul. Di wilayah itu ketinggian genangan air masih mencalai 30 cm hingga 50 cm.
Jalan raya di wilayah tersebut juga tergenang, sehingga menghambat aktivitas warga. Medkipun masih bisa dilewati kendaraan, pengendara harus berhati-hati karena permukaan jalan licin dan genangan air cukup dalam di beberapa titik lokasi.
BACA JUGA: 609 Rumah Terendam Banjir Sungai Bengawan Solo di Tuban Terima Paket Bantuan
“Semalam memang hujan deras, air merendam jam satu dini hari. Tiba-tiba saja masuk rumah. Sampai pagi hari ini masih ada air meskipun sudah mulai surut,” ujar Makhali, warga Dusun Serambi.
Kondisi serula terjadi di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Air banjir bahkan masuk ke masjid dan mengganggu aktifitas ibadah warga.
“Subuh tadi masjid tidak bisa dipakai salat karena lantai masih tergenang. Sampai sekarang masih tergenang. Ketinggian air mencapai 70 cm,” ungkap Satuhar, warga Dusun Gambiran.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi dari BPBD Kabupaten Pasuruan terkait jumlah desa atau kecamatan yang terdampak banjir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Laoh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








