TUBAN, Tugujatim.id – Harapan tim sepak bola Kabupaten Tuban untuk melaju ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 resmi sirna usai ditahan imbang 1-1 oleh tim Lamongan. Dalam laga pamungkas grup 6 Pra Porprov ini digelar di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Senin sore (26/05/2025).
Dalam pertandingan krusial itu, pasukan muda Tuban sebenarnya tampil dominan sepanjang laga. Namun, satu gol dari tim lawan di babak pertama dan kegagalan memaksimalkan keunggulan jumlah pemain, membuat skuad asuhan Ghery Setia Adhi Nugraha harus menerima kenyataan pahit.
Baca Juga: Nasib Kesebelasan Tuban di ‘Ujung Sepatu’ Harus Taklukkan Lamongan Demi Tiket Porprov Jatim 2025
Pertandingan baru berjalan 19 menit ketika Fajar Az-Zahir dari Lamongan sukses membobol gawang Yusnanda Aldian. Meski Tuban menguasai bola lebih banyak, rapatnya pertahanan Lamongan membuat barisan penyerang kesulitan mencetak gol balasan.
Keuntungan sempat menghampiri tuan rumah saat pencetak gol Lamongan diganjar kartu merah pada menit ke-26. Sayangnya, keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh tim sepak bola Tuban. Skor 0-1 bertahan hingga jeda babak pertama.
Petaka bagi Tuban datang di babak kedua. Menit ke-52, Nanang Syafiky harus meninggalkan lapangan usai menerima kartu kuning kedua. Kedua tim kembali bermain imbang dengan masing-masing sepuluh pemain.
Peluang emas akhirnya datang di menit ke-74, ketika wasit Candra Gunawan menunjuk titik putih usai pelanggaran terhadap pemain sepak bola Tuban di kotak penalti. Alvaro Riansyah yang dipercaya sebagai algojo berhasil menyarangkan bola dan menyamakan skor menjadi 1-1.
Tuban Koleksi 3 Poin
Meski terus mencoba menekan hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Dengan hasil ini, Tuban hanya mampu mengoleksi tiga poin dari empat laga. Capaian itu tidak cukup untuk mengantar mereka ke babak selanjutnya.
Pelatih Ghery Setia mengaku kecewa, tapi tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang sudah tampil maksimal.
“Kami jelas kecewa karena target lolos tidak tercapai. Tapi saya salut dengan semangat para pemain. Mereka sudah memberikan segalanya di lapangan,” ujarnya seusai laga.
Ghery menambahkan, kegagalan ini menjadi bahan evaluasi untuk semua pihak, baik tim pelatih, pemain, maupun manajemen, agar lebih siap menghadapi kompetisi di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








