MALANG, Tugujatim.id – Wisata baru di Kabupaten Malang, Jawa Timur, tidak ada habisnya. Selalu ada yang baru dan menarik. Namanya Desa Wisata Ketindan Trad. Seperti apa wisata edukasi ini?
Lokasinya berada di Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Desa Wisata Ketindan Trad pun mengangkat konsep destinasi edukasi dengan tetap mengedepankan keasrian alam hewani dan hayati.
Baca Juga: Wisata Kekinian di Malang Skyland: Cek Harga Tiket Masuk dan Fasilitas Lengkap Terbaru
Sejarah Desa Wisata Ketindan Trad
Ketindan Trad berdiri sejak 2023 bermula dari keinginan Kepala Desa Ketindan Artining SSos. Meski begitu, peresmian pembukaan Desa Wisata Ketindan Trad ini dilakukan pada Mei 2025 yang dihadiri oleh jajaran pimpinan penting di Kabupaten Malang.
Dia mengungkapkan alasan membangun wisata ini karena ingin mengabdikan seluruh amanah untuk membuat desa berkembang dari segi bidang pariwisatanya.
“Ya, ini kan bentuk komitmen amanah kalau saya ini jadi pelopor utamanya dari wisata tersebut. Jadi ingin mengembangkan perekonomian dan pariwisata di Ketindan,” tutur Kepala Desa Ketindan Artining SSos.
Gedung TIC Wujud Kerja sama Desa dan Pemerintah
Dia melanjutkan, peresmian gedung Tourism Information Center (TIC) di Kawasan Wisata Ketindan Trad merupakan hasil perjanjian kerja sama Desa Ketindan dan Pemerintah Kabupaten Malang melalui dinas pariwisata dan kebudayaan.
TIC merupakan hasil pembangunan dana alokasi khusus (DAK) Fisik Pariwisata pada 2024 dan dikelola serta pemanfaatannya oleh Desa Ketindan. Peresmian TIC ini untuk memfasilitasi wisatawan yang ingin menyewa aula untuk keperluan meeting, hajatan, ataupun event yang lainnya.
Bukan hanya menawarkan keindahan alamnya, Desa Wisata Ketindan Trad yang luasnya mencapai 6,5 hektare ini membuat wisatawan bisa menikmati kolam renang, kafe, restoran, pusat oleh-oleh, peternakan kambing yang luas, pertanian, dan bahkan ada wahana adventure.
“Kami mengangkat konsep Ketindan Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan, yang mengangkat seni, budaya, tradisional, dan kearifan lokal dan menonjolkan edukasi,” lanjutnya.
Lokasi dan Jam Operasional

Destinasi Desa Wisata Ketindan Trad terletak di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sekitar 30 menitan dari pusat Kota Malang maupun Kota Batu jika ditempuh perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Ketindan Trad, untuk jam operasionalnya mulai 10.00-17.00 WIB, Selasa hingga Minggu dan Senin tutup. Namun, jika ada event atau reservasi tetap buka.
Harga Tiket Masuk
Untuk tiket masuk Wisata Ketindan Trad termasuk sangat murah. Untuk satu wisatawan hanya akan dibanderol Rp8.000 saja sudah bisa menikmati keindahan alam di area Ketindan Trad.
Selain tiket masuk, tentu yang sangat krusial dan perlu perhatian khusus adalah parkir yang luas dan memadai dengan tarif yang sangat terjangkau. Untuk sepeda motor hanya dibanderol harga Rp2.000 saja, sedangkan untuk mobil roda 4 akan dikenakan harga Rp5.000 saja. Sedangkan untuk kendaraan bus atau elf akan dikenakan parkir Rp10.000.
Biaya tersebut tidak ada tambahan lain di jam-jam tertentu atau tarif per jam. Tetapi, tarif tersebut hanya dibanderol sekali sampai wisatawan selesai berwisata.
Lain halnya dengan tarif per spot wisata di dalam Ketindan Trad termasuk sangat murah untuk ukuran wisata di Kabupaten Malang yang sangat luas dan kompleks.
Untuk tarif setiap spot wahana dan edukasi, kolam renang baik di kolam renang dengan tingkat kedalaman mana pun wisatawan cukup membayar Rp8.000 saja sudah bisa menikmati suasana dan berenang dengan view pegunungan serta hamparan sawah yang luas sepuasnya.
Selain itu, Edukasi Perkebunan Alpukat juga sangat terjangkau. Wisatawan hanya perlu membayar Rp5.000 saja untuk bisa melihat perkebunan alpukat yang sangat luas.

“Kami bekerja sama dengan perusahaan BDF, ada 150 pohon alpukat. Selain itu, di tahun berikutnya ada 10 pimpinan juga masing-masing memberi bantuan, tahun berikutnya saya minta bibit jeruk dan disetujui 60 bibit, sekarang sudah tertanam,” jelasnya.
Untuk spot peternakan kambing juga sama dibanderol Rp5.000 saja. Untuk harga tersebut, wisatawan sudah mendapatkan paket bundling pakan kambing 2 paket. Jadi selain bisa masuk ke area peternakan dan berinteraksi langsung dengan kambing, wisatawan bisa menikmati sensasi memberi makan kambing secara langsung.

Sedangkan untuk edukasi membatik, pengunjung cukup membayar Rp15.000 saja. Selain bisa melihat langsung proses pembatikan, pengunjung bisa mencoba langsung dan membuat batik di tempat. Tentu, sensasi inilah yang menarik perhatian wisatawan dengan harga yang super irit.
Fasilitas
Fasilitasnya juga sangat lengkap mulai parkiran yang sangat luas, area cafe yang sangat estetik bersebelahan dengan pusat oleh-oleh dan restoran, yang sangat menarik ada di area kolam renang ada tiga ragam.

Ragam kolam tersebut dibagi menjadi beberapa kedalaman disesuaikan dengan kemauan wisatawan. Selain kolam, ada musala yang luas, kamar mandi yang bersih dan luas, area edukasi yang sangat luas dan langsung menghadap alam, dan yang viral ada ikon gapura candi yang sangat estetik di gerbang pintu masuk yang sangat menarik perhatian wisatawan.
Baca Juga: Serunya Wisata Air di Hawai Waterpark Malang, Mana Wahana Favoritmu?
“Selain ada beberapa spot dan fasilitas, kami juga ada edukasi petik jeruk rencananya, tetapi masih dikoordinasikan lagi,” jelas Artining.
Dia berharap dengan adanya Desa Wisata Ketindan Trad bisa menarik wisatawan berkunjung menikmati keindahan alam sekaligus mengedukasi soal bidang peternakan dan perkebunan.
“Harapannya pengunjung datang bukan hanya datang lalu sudah selesai, tetapi ya maunya datang lalu datang lagi gitu,” ungkapnya.
Sementara ulasan lengkap tentang wisata Kabupaten Malang lainnya bisa Anda lihat di situs resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Malang di https://matic.malangkab.go.id. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Sinta Ayudiya
Editor: Dwi Lindawati








