JEMBER, Tugujatim.id – Fenomena uang berjatuhan di Alun-Alun Jember Nusantara, membuat pengalaman tidak terlupakan bagi para pengunjung. Kejadian yang terekam dalam video dan tersebar luas di media sosial ini menciptakan kehebohan di antara pengunjung yang sedang menikmati waktu santai.
Rekaman yang diunggah melalui platform Facebook grup Info Warga Jember menampilkan momen di mana sejumlah pecahan uang senilai Rp1.000 hingga Rp5.000 berjatuhan, memicu kerumunan orang yang berlomba mengumpulkan lembaran tersebut.
“Ada kejadian aneh di alun-alun, uang berhamburan dari atas dan semua orang berebut mengambilnya. Ada yang beruntung dapat ribuan rupiah,” ujar perekam video dikutip Tugujatim.id pada Senin (09/06/2025).
Baca Juga: Lembaran Uang Berhamburan di Atas Alun-alun Jember Nusantara
Video uang berjatuhan di Alun-Alun Jember tersebut dengan cepat menjadi viral dan memicu diskusi hangat di dunia maya. Sebagian masyarakat menganggapnya sebagai tontonan menarik, sementara yang lain mengkritik keras karena dianggap membahayakan keselamatan publik dan berpotensi merusak fasilitas alun-alun.
Terkuak Pelaku Hamburkan Uang di Langit
Misteri di balik fenomena ini akhirnya terpecahkan ketika Mahmud Rizal, pimpinan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), memberikan unggahan video di akun media sosialnya.
Ternyata kejadian tersebut berkaitan dengan sesi latihan rutin atlet gantole atau layang gantung yang sedang mempersiapkan diri untuk Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov) tahun 2025.
Gantole merupakan cabang olahraga udara dimana pilot menggunakan sayap buatan menyerupai layang-layang raksasa untuk terbang, dengan harness sebagai pengaman dan mengendalikan arah melalui gerakan tubuh.
“Aktivitas latihan ini berlangsung secara konsisten setiap akhir pekan dan hari libur sebagai persiapan porprov,” ujar Rizal dikutip Tugujatim.id dari Instagram aslijembermat.
Lebih lanjut diungkapkan bahwa aksi uang berjatuhan di Alun-Alun Jember dilakukan oleh seorang atlet gantole yang berprofesi sebagai anggota TNI-AU dan merupakan putra asli Jember yang sedang menjalani cuti.
“Dia melakukan ini secara spontan sebagai wujud rasa bahagia bisa terbang di atas kampung halamannya sendiri. Ini murni ekspresi kegembiraan, bukan bagian dari promosi apa pun,” terang Rizal.
Menurut dia, tindakan ini merupakan bentuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, mengingat kebiasaan anak-anak yang sering berteriak meminta uang saat melihat pesawat melintas.
Meskipun bermaksud baik, aksi ini menuai kritik dari sebagian warganet yang khawatir akan aspek keamanan dan ketertiban di ruang publik. Mereka menilai tindakan semacam ini dapat membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak yang berlarian tanpa memperhatikan kondisi sekitar.
“Zaman modern ini masih ada yang melakukan tradisi seperti ini, hanya menyebar uang kecil tapi membahayakan orang lain,” kritik salah satu pengguna media sosial.
Netizen lain menambahkan, jelas sekali siapa pelakunya. Dia mengatakan, kalau mau berbagi rezeki lebih baik langsung saja.
“Akhirnya jelas siapa pelakunya. Kalau mau berbagi rezeki, lebih baik langsung dibagikan saat mendarat, anak-anak kecil berlarian tanpa melihat jalan itu berbahaya,” ujarnya.
Sebagai informasi, Jember akan menjadi tuan rumah Porprov Cabang Gantole 2025 yang dijadwalkan berlangsung 28 Juni hingga 4 Juli 2025. Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Jember Edi Budi Susilo memberikan respons atas kejadian viral tersebut.
Menurut dia, kejadian yang menggemparkan warganet di media sosial itu merupakan bentuk syukur.
“Mungkin ini wujud rasa syukur yang wajar, mengingat baru pertama kali Jember dipercaya menyelenggarakan olahraga dirgantara dalam ajang Porprov. Semoga menjadi momentum positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








