TRENGGALEK, Tugujatim.id – Gunung di Trenggalek menyimpan banyak kejutan bagi siapa pun yang ingin menikmati suasana alam pegunungan dengan latar budaya dan keunikan lokal.
Kabupaten yang berada di wilayah selatan Jawa Timur ini memiliki sejumlah gunung yang tersebar di berbagai kecamatan, masing-masing dengan karakteristiknya sendiri—mulai dari hutan alami, air terjun tersembunyi, hingga potensi olahraga ekstrem seperti paralayang.
Terlepas dari tinggi rendahnya medan, gunung-gunung di Trenggalek layak dijelajahi karena menawarkan panorama alami yang masih terjaga. Beberapa jalur cukup menantang, tetapi ada pula yang ramah untuk pemula.
Daftar Gunung di Trenggalek, Cocok Banget untuk Pendakian
-
Gunung Sengunglung (Puncak Kepyur): Tempat Tertinggi di Trenggalek
Gunung Sengunglung atau dikenal juga dengan nama Gunung Semungklung memiliki puncak tertinggi di Kabupaten Trenggalek, yaitu Puncak Kepyur yang menjulang setinggi 1.250 mdpl. Meskipun tinggi, jalur pendakiannya relatif ramah bagi pendaki pemula, menjadikannya favorit untuk pendakian santai dengan tetap menyajikan pemandangan luar biasa.

Keunikan gunung ini terletak pada hutan lindung yang masih alami, dengan vegetasi lebat yang membuat perjalanan terasa sejuk dan teduh. Salah satu spot terbaik di gunung ini adalah Jurug Kepyur, air terjun alami yang terletak di tengah hutan. Panorama dari Puncak Kepyur memperlihatkan keindahan lanskap Kabupaten Trenggalek secara menyeluruh.
Jalur pendakian memiliki panjang sekitar 4,5 kilometer, dengan empat pos yang tersebar di sepanjang lintasan. Pendakian dimulai dari basecamp Thuk Dali di Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko. Dengan jalur yang cukup pendek, waktu tempuh menuju puncak tidak terlalu lama, cocok untuk pendakian harian.
-
Gunung Semungklung: Hutan Terakhir yang Dilindungi
Gunung Semungklung menyimpan daya tarik kuat berupa hutan heterogen yang masih alami dan dipercaya sebagai salah satu hutan terakhir yang benar-benar terjaga di wilayah Trenggalek. Terletak di Kecamatan Pule, gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.200 mdpl dan dikenal pula karena kisah-kisah mitos yang berkembang di kalangan pendaki.

Selain keasrian hutan, Gunung Semungklung juga dikenal karena nilai-nilai kearifan lokal yang dijaga oleh masyarakat sekitar. Mitos dan cerita spiritual yang mengiringi kawasan ini justru menjadi bagian penting dari cara masyarakat menjaga ekosistem hutan tetap lestari. Air Terjun Jurug Kepyur juga menjadi salah satu titik menarik yang bisa ditemukan di kawasan ini.
Jalur pendakian umumnya dimulai dari Desa Sumberbening. Meskipun tidak terlalu tinggi, medan pendakian tetap membutuhkan stamina dan kesiapan, karena lintasan akan melewati hutan lebat dengan jalan setapak alami.
-
Gunung Lanceng: Panorama dari Atas Awan
Terletak di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Gunung Lanceng menghadirkan panorama spektakuler dari ketinggian sekitar 550 mdpl. Julukan “melihat dunia dari atas awan” tidak berlebihan, karena dari puncaknya, terbentang pemandangan luas yang mencakup hutan produksi, Pantai Prigi, dan wilayah Kabupaten Tulungagung di sisi timur.

Gunung ini juga dianggap memiliki potensi besar untuk dijadikan lokasi olahraga paralayang berkat kontur tanah dan arah angin yang mendukung. Selain menikmati sunrise dan sunset dari puncak, pengunjung juga bisa menikmati suasana alami dengan hamparan vegetasi hijau yang menenangkan.
Pendakian ke Gunung Lanceng tergolong mudah dan singkat. Akses ke titik awal sangat memungkinkan karena lokasinya berada di dekat desa. Dengan durasi yang hanya sekitar 1–2 jam, gunung ini sangat cocok untuk pendakian santai maupun wisata akhir pekan.
-
Gunung Sinawang: Teduh dan Alami di Sebelah Utara Kota
Gunung Sinawang terletak di sisi utara Kota Trenggalek dan dikenal dengan vegetasinya yang lebat dan merata. Nuansa hutan yang teduh menjadikan gunung ini sangat ideal untuk mereka yang ingin menyepi dan menikmati kedamaian alam.
Sebagai bagian dari rangkaian pegunungan yang terhubung dengan Gunung Wilis, Sinawang menjadi salah satu titik penting dalam peta geografi pegunungan Trenggalek. Meskipun tidak disebutkan detail jalurnya, gunung ini diyakini dapat diakses dengan pendakian ringan melalui jalur setempat.
Kondisi alam yang sejuk serta hutan yang masih rimbun membuat Gunung Sinawang menjadi lokasi sempurna untuk trekking ringan maupun studi lingkungan.
-
Gunung Rajekwesi: Rangkaian Pegunungan yang Memukau
Gunung Rajekwesi berada dalam rangkaian pegunungan Trenggalek yang membujur hingga kaki Gunung Wilis. Gunung ini berdampingan dengan sejumlah puncak lainnya seperti Gunung Tumpak Petung, Gunung Condrogeni, dan Gunung Tumpak Watu Pecah. Lokasi ini dikenal karena formasi geografisnya yang menarik dan cocok untuk eksplorasi beruntun.
Daya tarik utama gunung ini terletak pada pemandangan perbukitan hijau yang menyatu dengan pegunungan lainnya. Meskipun belum banyak informasi jalur resmi, kawasan ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi trekking atau ekowisata yang menyuguhkan keindahan alam dan geologi sekaligus.
Dengan keberagaman karakteristik dan keunikan yang dimiliki, gunung di Trenggalek merupakan destinasi potensial yang layak dijelajahi lebih jauh.
Dari puncak-puncak tinggi yang menantang seperti Gunung Wilis dan Sengunglung, hingga perbukitan hijau yang cocok untuk pendakian ringan seperti Gunung Lanceng, kawasan ini menyediakan pengalaman menyatu dengan alam bagi berbagai kalangan.
Menyusuri jalur-jalur pendakian gunung di Trenggalek tidak hanya menyegarkan tubuh, tetapi juga membuka wawasan akan kekayaan ekologi dan budaya lokal yang begitu kental.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Rahmatika (Maximize)
Editor: Dwi Lindawati








