MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kemunduran tiba-tiba 3 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto mendapat respons Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa. Menurut Bupati Albarraa, fenomena tersebut merupakan urusan internal KONI Mojokerto.
“Itu menjadi urusan internal, karena di luar (Pemerintah Kabupaten Mojokerto) dan segala sesuatu bisa segera diselesaikan oleh pihak-pihak internal,” tuturnya, Rabu (30/07/2025).
Baca Juga: Tiga Pengurus KONI Mojokerto Tiba-Tiba Kompak Mundur
Pasalnya, Bupati Albarraa mengaku dirinya belum mengetahui adanya surat pengunduran diri dari pengurus KONI Mojokerto yang dimaksud. Meski begitu, pihaknya yakin gejolak internal tersebut dapat segera selesai.
“Saya belum tahu soal surat itu, kan pasti kalau mengundurkan diri itu bersurat resmi. Saya juga belum ketemu dengan pihak KONI. Saya harap hal itu segera selesai di internal,” sambungnya.
Ada Beragam Alasan Pengunduran Diri Pengurus
Sementara saat disinggung soal 3 pengurus yang tiba-tiba mundur, Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono mengaku bahwa hal itu menjadi dinamika organisasi. Baginya, tidak ada organisasi yang luput dari dinamika.
“Kami kan tidak meminta, tidak juga menyuruh. Alasan mundur juga macam-macam, mulai tidak bisa fokus, dan lain-lain. Kami memaklumi karena dinamika itu pasti terjadi,” tuturnya.
Berdasarkan keterangan yang telah dihimpun, ada 3 pengurus yang menyatakan mengundurkan diri pada masa kepemimpinan Imam Suyono. Ketiga pengurus ini adalah sekretaris umum, wakil ketua II, dan ketua bidang hukum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








