TUBAN, Tugujatim.id – Persiapan Sekolah Rakyat di Tuban dikebut. Hingga akhir Juli 2025, progres pembangunan fasilitas yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencapai 85 persen.
Kepala Dinsos P3A dan PMD Tuban, Sugeng Purnomo menjelaskan, pihaknya hanya berperan dalam koordinasi, sementara pembangunan sarana dan prasarana sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian PUPR.
“Dinsos hanya mengkoordinasikan. Untuk pembangunan fisik sepenuhnya dari Kementerian PUPR, sedangkan sekolah ini sendiri merupakan program Presiden Prabowo melalui Kementerian Sosial,” jelas Sugeng, Rabu (30/07/2025).
Jadwal peresmian SR yang semula direncanakan pada 1 Agustus masuk tahapan 1B. Sedangkan untuk kepastiannya menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Pusat. Sebab, sampai sekarang belum ada infomasi lebih lanjut.
“Progresnya sudah di atas 85 persen. Tapi soal launching, kami masih menunggu arahan Kemensos. Kontrak proyek sendiri berakhir 17 Agustus,” terangnya.

Dari pantauan di lokasi di BLK Tuban aset dari Provinsi Jatim, fasilitas utama sudah mulai terlihat lengkap. Terdapat ruang kelas SMP dan SMA, asrama putra dan putri, lapangan upacara, musholla, ruang makan, hingga laboratorium komputer maupun IPA. Selain itu, tersedia ruang kesehatan (UKS), lapangan tenis, area cuci jemur, dan pos keamanan di pintu masuk.
“Karena ini sistem boarding school, kami ingin semua fasilitas siap dan layak dipakai sebelum siswa menempati asrama,” imbuhnya.
BACA JUGA: Siswa Sekolah Rakyat di Tuban Tes Kesehatan Sebelum Masuk Asrama untuk Cegah Penyakit Menular
SR ini juga dilengkapi aturan ketat bagi siswa, mulai dari larangan membuang sampah sembarangan, merusak tanaman, hingga membawa senjata tajam. Sugeng menilai regulasi tersebut penting untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan aman.
Sekolah ini akan menampung dua rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SMP dan SMA, masing-masing 25 siswa, dengan total 50 siswa yang terdiri dari 21 laki-laki dan 29 perempuan.
“Kami harap setelah semua fasilitas selesai, SR bisa segera dioperasikan penuh agar semakin banyak anak kurang mampu yang merasakan pendidikan berkualitas dengan sistem asrama,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








