Tugujatim.id – Menjelajahi puncak tertinggi di Pasuruan bukan hanya tentang mengejar ketinggian, tetapi juga meresapi keragaman lanskap, kekayaan budaya, dan sejarah yang menyertainya.
Kabupaten Pasuruan, yang terletak di Jawa Timur, menawarkan berbagai gunung dan bukit dengan pesona yang berbeda di setiap jalurnya.
Dari gunung berapi aktif hingga bukit spiritual, kawasan ini menjadi magnet bagi para pendaki dari berbagai penjuru.
Dengan beragam tingkat kesulitan dan keunikan yang ditawarkan, menjelajah puncak tertinggi di Pasuruan bisa menjadi agenda menarik bagi siapa pun yang ingin menikmati alam sekaligus menantang kemampuan fisik.
Daftar Puncak Tertinggi di Pasuruan
Berikut daftar lengkap gunung dan puncak di wilayah Pasuruan yang wajib masuk bucket list.
-
Gunung Arjuno (3.339 mdpl)
Gunung Arjuno menjadi puncak tertinggi di Pasuruan sekaligus gunung tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Semeru. Lokasinya terletak di perbatasan tiga wilayah: Pasuruan, Malang, dan Batu. Gunung ini menawarkan tantangan nyata bagi pendaki karena karakteristik medannya yang bervariasi.
Ciri khas Gunung Arjuno adalah puncaknya yang berbatu besar dan sering berkabut. Kompleks Arjuno-Welirang juga dikenal sebagai kawasan penuh legenda, terutama dari era Majapahit.
Pendakian menuju puncak bisa dilakukan melalui beberapa jalur utama, antara lain Tretes, Lawang, Purwosari, dan Batu/Selecta. Jalur Tretes dari Desa Tambakwatu menjadi yang paling ramai karena akses dan fasilitasnya cukup memadai.
Basecamp di Tretes dan Tambakwatu menjadi titik awal favorit. Untuk mencapai basecamp, perjalanan bisa ditempuh dari Kota Pasuruan atau Malang dengan kendaraan pribadi maupun umum. Trek menuju puncak mencakup hutan lebat, sabana luas, dan tanjakan bebatuan yang memacu adrenalin.
-
Gunung Welirang (3.156 mdpl)
Tepat di sebelah Arjuno, berdiri gagah Gunung Welirang yang juga masuk dalam daftar puncak tertinggi di Pasuruan. Gunung ini masih aktif dan terkenal karena kawah belerangnya yang terus mengeluarkan asap serta aktivitas penambangan tradisional belerang di jalur pendakiannya.
Kawah utama bernama Kawah Jero menjadi daya tarik tersendiri, dengan lanskap puncak berupa pasir dan bebatuan. Dari atas, panorama terbuka menampilkan barisan gunung seperti Lawu, Raung, Semeru, hingga Penanggungan.
Jalur paling sering digunakan adalah via Tretes, dengan pos-pos ikonik seperti Pet Bocor, Kop-kopan, dan Pondokan. Jalurnya cukup berat karena didominasi tanjakan curam dan batuan terjal.
Titik awal dimulai dari kawasan Tretes yang mudah diakses dari pusat Pasuruan maupun Malang. Fasilitas pendukung cukup lengkap, mulai dari penginapan hingga warung pendaki.
-
Gunung Puthuk Lesung (1.740 mdpl)
Terletak di Desa Tambakwatu, Gunung Puthuk Lesung merupakan gunung berapi purba yang menawarkan suasana alami dengan tingkat kesulitan yang lebih ringan. Gunung ini ideal bagi pendaki pemula atau yang ingin menikmati trekking singkat dengan suasana hutan alami.
Keindahan panorama hutan dan udara sejuk menjadi daya tarik utama. Meskipun belum sepopuler Arjuno-Welirang, jalur menuju Puthuk Lesung cukup bisa diakses dengan berjalan kaki dari desa setempat.
Titik awal bisa dimulai dari Tambakwatu yang bisa dicapai dengan kendaraan dari pusat Pasuruan.
-
Gunung Penanggungan (1.653 mdpl)
Gunung Penanggungan dikenal sebagai gunung suci karena banyak ditemukan situs purbakala dan peninggalan arkeologis di sepanjang jalur pendakiannya. Terletak di antara Kecamatan Kesiman dan Wonosunyo, gunung ini menonjolkan bentuk kerucut yang hampir sempurna.
Pendaki dapat menjelajahi candi-candi kecil yang tersebar di lereng, membuat pengalaman pendakian semakin berwarna dengan unsur sejarah dan spiritual. Jalur utama pendakian berada di Desa Wonosunyo atau Kesiman. Aksesnya cukup mudah dari pusat kota Pasuruan.
Medan jalurnya bervariasi, mulai dari trek hutan, jalanan tanah, hingga jalur berbatu yang menanjak. Gunung ini cocok untuk pendaki dengan minat khusus pada sejarah dan budaya.
-
Gunung Tanggung (1.458 mdpl)
Gunung Tanggung yang berada di daerah Nongkojajar, Pasuruan, menawarkan jalur ringan dengan suasana alam yang masih asri. Gunung ini cocok untuk trekking singkat, dengan pemandangan hijau dan udara sejuk yang menyegarkan.
Jalur pendakiannya melewati hutan alami, beberapa ladang warga, dan spot camping di area terbuka. Desa Nongkojajar menjadi titik awal perjalanan yang bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun empat.
Karena tidak terlalu tinggi, Gunung Tanggung sering dijadikan alternatif pendakian akhir pekan atau pelatihan fisik bagi pendaki pemula.
-
Pertapaan Indrokilo (1.413 mdpl)
Berlokasi di Talunongko, kawasan ini lebih dikenal sebagai tempat spiritual daripada lokasi pendakian murni. Namun, Pertapaan Indrokilo tetap layak disebut sebagai salah satu titik puncak tertinggi di Pasuruan.
Jalur menuju lokasi lebih menyerupai jalan trekking pendek, cocok untuk meditasi, wisata religi, atau sekadar menikmati udara sejuk pegunungan. Meskipun demikian, view pegunungan dari atas cukup memukau. Dari pusat kota Pasuruan, tempat ini bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi lalu dilanjutkan dengan jalan kaki ringan.
-
Gunung Wangi (975 mdpl)
Gunung Wangi yang terletak di Desa Wonosunyo merupakan pilihan ideal untuk pendaki pemula atau wisata keluarga. Dengan ketinggian di bawah 1.000 mdpl, gunung ini menawarkan jalur pendek namun tetap menyuguhkan pemandangan menawan.
Kontur tanahnya relatif landai dan tidak memerlukan peralatan pendakian lengkap. Pendakian bisa dimulai langsung dari desa dan hanya membutuhkan waktu singkat untuk mencapai puncak. Akses dari kota Pasuruan cukup mudah, bahkan tersedia angkutan lokal menuju wilayah ini.
Puncak Tertinggi di Pasuruan Lainnya
Selain tujuh puncak utama di atas, beberapa titik pendakian lain yang patut diperhitungkan di Pasuruan antara lain:
- Gunung Ringgit (2.477 mdpl): Bagian dari kompleks Arjuno-Welirang, menawarkan trek yang menantang dan cocok untuk pendaki tingkat menengah.
- Gunung Puthuk Elang: Bukit yang populer untuk hiking singkat dan menikmati lanskap hijau.
- Gunung Gangsir: Cocok untuk pendakian ringan, dengan alam yang masih asri.
- Gunung Batok: Gunung kecil vulkanik yang lebih dikenal sebagai tempat wisata alam.
Sebagai wilayah dengan kekayaan topografi yang luar biasa, Pasuruan menjadi destinasi mendaki yang menjanjikan. Keberadaan puncak-puncak ini tidak hanya menyuguhkan keindahan visual, tetapi juga membawa pelajaran tentang kearifan lokal dan sejarah.
Dari Gunung Arjuno hingga Gunung Wangi, menjelajah puncak tertinggi di Pasuruan adalah cara terbaik untuk memahami sisi lain dari Jawa Timur yang menawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hasna Muna Mufidah (Maximize)
Editor: Dwi Lindawati








