TUBAN, Tugujatim.id – Suasana riang gembira terasa di Perumahan Griya Manunggal Asri, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia, Sabtu (24/08/2025). Warga bersorak-sorai memberi dukungan para peserta lomba isi air ke botol sambil mengenakan topeng contong.
Perlombaan ini salah satu yang paling mencuri perhatian. Peserta berlomba mengisi air ke dalam botol sambil mengenakan topeng contong yakni corong panjang dari kertas karton. Tidak sekadar butuh keseimbangan, peserta juga harus ekstra hati-hati agar air tidak tumpah saat dimasukkan ke botol. Tingkah polah peserta membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal.
Peserta harus beradu cepat untuk memenuhi botol dengan menggunakan sebuah gelas. Jarak botol dan tempat mengambil air dibuat jarak tertentu yang membuat peserta beradu cepat diari jalur masing-masing.
“Lomba ini memang dibuat untuk hiburan sekaligus kebersamaan. Kami ingin warga bisa tertawa bersama dan semakin guyub,” ujar Ahmad Khusnul Abidin, panitia Hari Besar Nasional (PHBN).
BACA JUGA: Guyub! Pendekar Silat di Tuban Gelar Balap Angkong Meriahkan HUT Ke-80 RI
Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai permainan tradisional. Ada lomba menyunggi tampa (nampan) sambil menjepit bola. Tantangannya makin seru karena peserta terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu yang sama-sama berusaha menjaga keseimbangan sambil tertawa lepas.

Kemeriahan kian terasa ketika perlombaan berlangsung di lapangan terbuka dengan latar pepohonan rindang. Anak-anak berlarian membawa bendera kecil, sementara para orang tua menikmati keseruan lomba sambil sesekali memberi semangat kepada peserta.
Ahmad menambahkan, tujuan dari sejumlah lomba ini digelar untuk membangun kekompakan dan kegembiraan yang menjadi nilai lebih dari perayaan tersebut. “Harapan kami, semangat gotong royong dan kebersamaan seperti ini terus terjaga, tidak hanya saat Agustusan saja,” katanya.
BACA JUGA: Agustusan di Kodim 0833 Kota Malang, Lombanya Unik: Merias Wajah Anggota TNI
Bagi warga, momen 17 Agustus selalu dinanti. Tidak hanya untuk mengenang jasa pahlawan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi. Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam kemeriahan. Sorak-sorai penonton yang memberi dukungan menambah semarak suasana.
“Setiap tahun memang saya tunggu-tunggu. Lomba seperti ini bikin semangat, apalagi bisa ketawa bareng tetangga. Jadi lebih akrab,” ungkap Sofiyah, salah satu warga yang ikut serta dalam lomba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








