TUBAN, Tugujatim.id – Miftahul Janah, 35, warga Desa Senori, Kecamatan Merakurak, Tuban, tidak menyangka bakal kembali tersenyum usai HP-nya yang hilang dua tahun lalu kini kembali ke tangan. Warga Tuban ini mengaku senang gawainya bisa kembali lagi.
Kejadian itu bermula saat anaknya bermain ke rumah tetangga. HP warga Tuban yang harganya sekitar Rp5 juta ini ikut dibawa. Saat pulang, si anak lupa tidak membawanya.
Baca Juga: Guru di Pasuruan Tertidur, Maling Curi Motor dan 2 HP
Ditanya ibunya, si kecil hanya bilang lupa menaruh di mana. Tetangga pun sempat melihat ponsel itu ada di teras rumah. Tapi setelah dicari, barang itu sudah tidak ada.
Sejak itu, HP warga Tuban ini hilang tanpa jejak. Miftahul sempat berusaha mencari hingga mengunggah kabar kehilangan di media sosial. Bahkan, ada pesan masuk dari admin Polsek Merakurak yang menyarankan untuk melaporkan secara resmi.
“Akhirnya ya saya pasrah, lama-lama ikhlas saja, wong sudah hilang bertahun-tahun,” kata Miftahul Jannah, Sabtu (30/08/2025).
Namun, pada Agustus tahun ini, kabar mengejutkan datang. Polisi menghubungi dirinya dan menyebut ponselnya berhasil ditemukan. Awalnya dia ragu dan sempat mengira itu hanya penipuan.
“Ternyata beneran, saya sampai kaget. HP yang dulu hilang akhirnya kembali,” ujarnya.
Bagi Miftahul Jannah, pengalaman ini menjadi cerita tidak terlupakan. Setelah sempat hilang harapan, dia kini bisa kembali menggenggam HP yang dulu dianggap sudah lenyap.
“Alhamdulillah, enggak nyangka sama sekali,” ujarnya.
Polisi Berhasil Amankan 11 HP Hasil Kejahatan
Di tempat yang sama, Kanit Tindak Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Tuban Ipda Moh. Rudi membenarkan penemuan itu. Rudi menyebut, dalam sebulan terakhir jajarannya berhasil mengamankan 11 ponsel hasil kejahatan. Rata-rata sudah berpindah tangan ke pembeli dengan harga jauh di bawah pasaran.
“Paling banyak ditemukan di Pekalongan, ada juga yang sampai Bali. Umumnya dibeli dengan harga Rp500 ribu ke bawah. Padahal, harga aslinya jutaan,” jelas Ipda Rudi.
Karena itu, dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur membeli HP murah. Pasalnya, bisa saja barang itu hasil curian.
“Cek dulu dengan IMEI yang ada di dosbook, apakah sesuai atau tidak. Jangan asal beli karena bisa berurusan dengan hukum,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








