MALANG, Tugujatim.id – Angka konsumsi ikan per orang di Kabupaten Malang naik dari 32 Kilogram menjadi 43,8 Kilogram per tahun. Namun, angka ini masih berada di bawah angka konsumsi ikan nasional dan Provinsi Jawa Timur.
“Konsumsi makan ikan di Kabupaten Malang sudah cukup meningkat walaupun masih di bawah nasional dan Provinsi Jawa Timur,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Victor Sembiring, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, konsumsi ikan terbanyak berada di hotel, restoran, dan katering (horeka). Sedangkan konsumsi rumah tangga masih berada di angka 13 Kilogram per kapita per tahun.
“Konsumsi terbesar ada di horeka,” kata Victor.
Tidak ada standar berapa kilogram ikan yang harus dikonsumsi masyarakat, akan tetapi, Victor menyebut, gizi pada ikan lengkap dan terbukti bisa meningkatkan kecerdasan.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih banyak makan ikan agar gizi bisa terpenuhi dan kemampuan otak bisa meningkat. Ikan juga merupakan bahan makanan dengan harga terjangkau yang bisa mencegah stunting pada anak-anak.
Selain itu, ikan juga aman dikonsumsi masyarakat di berbagai usia, mulai balita hingga lansia. “Kami akan terus mendorong konsumsi ikan di Kabupaten Malang agar gizi masyarakat tercukup dan angka stunting bisa turun,” ucap Victor.
Sebagai gambaran, data dari sejumlah sumber menyebutkan, angka konsumsi ikan nasional pada tahun 2024 adalah 62,5 kilogram per kapita per tahun. Sementara angka konsumsi ikan Provinsi Jawa Timur pada tahun 2023 adalah 51,45 kilogram per kapita per tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Darmadi Sasongko








