KOTA BATU, Tugujatim.id – Bonus Porprov IX Jatim 2025 untuk atlet Kota Batu dijanjikan bakal tuntas pertengahan September. Pencairan bonus sempat direncanakan dibagikan tepat pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada Selasa (9/9/2025) namun kemudian harus mundur.
Pemkot Batu melalui Dinas Pendidikan mengaku segera menjadwalkan seremonial penyerahan kepada atlet dalam waktu dekat.
Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi bahwa pencairan bonus atlet yang sebelumnya diupayakan pada Haornas kembali tertunda. Lasannya menurut pihak Dindik, pencairan masih dalam proses administrasi.
“Dinas terkait akan melakukan pengecekan lebih dulu laporan-laporan kita. Ketika semuanya selesai, baru ditindaklanjuti dengan proses pencairan bonus. Semua masih proses,” ujar Sentot, Rabu (10/9/2025).
Sentot optimistis soal pencairannya rampung pada pertengahan September 2025 secara simbolis di GOR Gajah Mada, Kota Batu oleh Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Heli Suyanto.
BACA JUGA: Baznas Catat Perolehan Dana Infak dari ASN Kota Batu Masih Rendah
“Harapannya begitu, bulan ini selesai. Karena anggarannya sudah siap. Tinggal menunggu proses administrasi yang sedang berjalan,” ungkapnya.
Total bonus yang digelontorkan Pemkot Batu mencapai Rp3,3 Miliar. Anggaran itu disiapkan dari total Rp12 miliar dana Porprov IX Jatim. Dana tersebut bakal dibagikan kepada atlet dan pelatih dari 28 Cabang Olahraga (Cabor) yang berhasil menyumbangkan medali, dari total 44 cabor yang diikuti Kota Batu.
Selama Porprov IX Jatim 2025 kemarin, capaian para atlet Kota Batu sendiri terbilang moncer dengan mengoleksi 33 medali emas, 40 medali perak, serta 40 medali perunggu. Dengan hasil itu, Kota Batu berhasil masuk 10 bersar di ajang Porprov IX Jatim.
Besaran bonus yang diterima nantinya bervariasi sesuai jenis medali dan kategori pertandingan. Untuk atlet perorangan peraih emas akan menerima Rp40 juta. Total bonus tersebut sebelumnya telah dicairkan Rp7,5 juta sebagai bonus mentas.
Sementara untuk nomor ganda disiapkan Rp50 juta, sedangkan beregu bisa membawa pulang Rp60 juta hingga Rp70 juta. Ada pula bonus spesial bagi tim sepak bola putri Kota Batu yang tampil gemilang di Porprov. Tim ini akan menerima Rp100 juta, yang sebelumnya telah dicairkan Rp25 juta sebagai bonus mentas.
BACA JUGA: Dishub Kota Batu Perluas Pemetaan Potensi Parkir Tepi Jalan
Tidak hanya atlet, para pelatih juga akan mendapat apresiasi. Setiap pelatih peraih medali emas bakal diganjar Rp5 juta. Sementara untuk cabor yang berhasil menyumbangkan medali, juga disiapkan bonus tambahan Rp3 juta untuk emas, Rp2 juta untuk perak dan Rp1 juta untuk perunggu.
“Saya pastikan pembagian bonus dilakukan secara transparan. Semua atlet dan pelatih akan menerima langsung ke rekening masing-masing,” tegas Sentot.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M. Chori menuturkan, proses pencairan bonus masih dalam tahap finalisasi. Pihaknya bersama KONI sedang memastikan teknis penyaluran agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari.
“Anggaran sudah tertuang dalam APBD 2025. Sejauh ini kami hanya tinggal memastikan teknis penyalurannya bersama KONI Kota Batu,” terang Chori.
Ia menambahkan, pemberian bonus bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata penghargaan atas kerja keras seluruh elemen olahraga di Kota Batu. Mulai dari atlet, pelatih, hingga pengurus cabor yang telah ikut andil membawa nama harum daerah.
“Kami ingin atlet dan pelatih bisa segera merasakan manfaat bonus ini, apalagi setelah perjuangan mereka di Porprov. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal penghargaan dan motivasi untuk terus berprestasi,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Darmadi Sasongko








