JEMBER, Tugujatim.id – Upaya evakuasi korban kecelakaan di Jalur Bromo dilakukan dengan mengerahkan puluhan ambulans ke Probolinggo. Direktur RS Bina Sehat Jember, Faida mengonfirmasi bahwa operasi penyelamatan terhadap seluruh peserta tur wisata karyawan yang mengalami musibah di perjalanan pulang dari Bromo telah dilakukan. Upaya repatriasi dan penanganan medis korban saat ini masih berlangsung intensif.
Mantan kepala daerah Kabupaten Jember tersebut menjelaskan bahwa armada medis sebanyak 23 unit telah dimobilisasi untuk mengangkut korban dari lokasi kejadian di Probolinggo ke Kabupaten Jember.
“Tim kami menerjunkan 18 kendaraan ambulans dari Jember, yang diperkuat dengan unit tambahan dari Probolinggo dan daerah sekitarnya. Koordinasi dengan aparat keamanan berjalan optimal sehingga operasi evakuasi dapat terlaksana dengan baik,” jelasnya melalui pernyataan resmi pada Minggu (14/9/2025) malam.
Faida menerangkan bahwa proses identifikasi korban yang meninggal telah rampung di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Berdasarkan data terkini, mayoritas jenazah akan dibawa pulang ke Jember, namun dua di antaranya atas kehendak keluarga akan diantarkan ke Madiun dan Ngawi.
Di antara korban jiwa adalah Arty, tenaga kesehatan di unit hemodialisis RSBS yang tewas akibat terlontar dari kendaraan. “Arty baru saja kehilangan sang ayah beberapa hari yang lalu, dan kini dia ikut dipanggil Yang Kuasa. Ini adalah kesedihan yang amat dalam bagi keluarga besar rumah sakit,” ungkap Faida.
BACA JUGA: Bus Rombongan RS Bina Sehat Jember Kecelakaan di Jalur Bromo Probolinggo, Tujuh Orang Meninggal Dunia
Musibah ini juga merenggut jiwa Hendra, staf bagian kebersihan RSBS, yang tewas bersama istri dan buah hatinya. Menurut keterangan Faida, kebanyakan peserta tour memang membawa pasangan serta anak-anak untuk berlibur bersama. “Mereka berniat mencari kegembiraan dan refreshing, namun takdir berkata lain. Kehilangan ini sangat terasa bagi kami semua,” lanjutnya.
Selain korban fatal, beberapa karyawan dan anggota keluarga menderita cedera dengan tingkat keparahan beragam. Dua orang masih menjalani treatment medis di RSUD dr. Mohamad Saleh, sementara satu pasien masih diobservasi di RSUD Tongas mengingat kondisi kesehatannya yang belum membaik.
Adapun korban dengan luka-luka ringan mulai dipindahkan menggunakan kendaraan elf setelah sebelumnya mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Sukapura dan Wonomerto.
Sampai berita ini ditulis, konvoi kendaraan medis yang mengangkut jenazah dan korban cedera telah mulai memasuki wilayah Jember dengan pengawalan petugas kepolisian menuju Rumah Sakit Bina Sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








