TUBAN, Tugujatim.id – Warga di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jatim, digegerkan oleh penemuan dua ekor ular kobra jawa yang bersarang di dapur rumah milik Wintoha, Selasa siang (23/09/2025).
Dua ular kobra dengan panjang sekitar 140 cm dan 120 cm itu tiba-tiba muncul dan meresahkan penghuni rumah. Tidak hanya pemilik rumah, warga sekitar juga ikut panik karena keberadaannya dianggap berbahaya.
Baca Juga: Geger! Ular Kobra Jawa Masuk Rumah Warga di Tuban
Mengetahui kondisi itu, Wintoha langsung melapor ke Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban. Laporan diterima pukul 12.39 WIB. Tidak lama, tim Damkar Pos Mako segera menuju lokasi untuk mengevakuasi.
Kabid Damkar, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban H. Sutaji membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, tim menemukan dua ular kobra berada di area dapur.
“Evakuasi dilakukan dengan hati-hati menggunakan hook dan stik pencapit ular. Keduanya berhasil kami amankan dan dimasukkan ke dalam galon,” jelas Sutaji.

Dalam proses evakuasi, petugas juga membongkar di sekitar area dapur yang diduga menjadi sarang ular. Hasilnya, tidak ditemukan ular lain. Sutaji menegaskan, evakuasi berlangsung aman tanpa menimbulkan korban maupun kerugian materiil.
“Syukurlah, semuanya terkendali. Kami pastikan rumah pemilik dalam kondisi aman setelah proses evakuasi,” tambahnya.
Warga Diimbau Lapor jika Temukan Ular
Sutaji mengingatkan, kasus munculnya ular berbisa di pemukiman padat penduduk bisa terjadi kapan saja, terutama saat musim pancaroba. Dia meminta masyarakat untuk tetap waspada dan segera menghubungi Damkar Tuban jika menemukan hal serupa.
“Jangan coba-coba menangani sendiri. Ular kobra sangat berbahaya. Laporkan melalui Call Center Damkar Tuban agar bisa segera ditangani secara profesional,” pesannya.
Evakuasi ular kobra ini membuat warga sekitar lega. Pasalnya, keberadaan dua ular di dapur jelas berisiko tinggi. Setelah ular diamankan, aktivitas warga kembali normal.
Sutaji memastikan, kedua ular kini sudah diamankan di Pos Mako Damkar Tuban. Selanjutnya, hewan tersebut akan ditangani lebih lanjut agar tidak membahayakan warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








