• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ponpes Al Khoziny

Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur serta Polresta Sidoarjo dan jajaran terkait terus memantau upaya evakuasi pasca runtuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny.

Pencarian Korban di Ponpes Al Khoziny, Bupati Sidoarjo: Alhamdulillah, Proses Evakuasi Membuahkan Hasil

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
8 months ago
in Nasional, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur serta Polresta Sidoarjo dan jajaran terkait terus memantau upaya evakuasi pasca runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny.

Proses evakuasi melibatkan personel gabungan dengan alat berat yang ditargetkan berlangsung efektif dalam waktu 1×24 jam.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Bupati H. Subandi dalam keterangan di lokasi menyampaikan bahwa proses evakuasi menunjukkan kemajuan yang signifikan.

“Alhamdulillah, proses evakuasi perlahan mulai membuahkan hasil. Beberapa korban telah berhasil kita evakuasi oleh tim gabungan di lapangan,” ujar Bupati Subandi.

Meskipun evakuasi masih berlanjut untuk menemukan korban lainnya, Bupati Subandi juga menyampaikan pesan duka mendalam bagi pihak keluarga yang terdampak. “Kepada seluruh keluarga yang tertimpa musibah ini, kami berharap dan berdoa semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan berat ini,” tutupnya.

Ponpes Al Khoziny
Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur serta Polresta Sidoarjo dan jajaran terkait terus memantau upaya evakuasi pasca runtuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., menyampaikan fokus utama saat ini adalah menemukan jenazah yang masih tertimbun reruntuhan.

Dari pendataan Jumat (3/10) pukul 23.00 WIB, sebanyak 58 orang yang berada di lokasi pondok pesantren, terdiri dari santri maupun pekerja bangunan, tim telah mengevakuasi 13 orang meninggal dunia (MD), sementara 50 orang masih dalam proses pencarian di bawah reruntuhan.

“Proses evakuasi kami lakukan dengan hati-hati. Saat pemindahan puing-puing dan bangunan, harus ekstra waspada agar tidak menimbulkan dampak pada gedung lainnya. Penanganan ini juga melibatkan tenaga ahli, termasuk dari ITS, sehingga setiap langkah terukur,” ujarnya saat meninjau lokasi pada Jumat (3/10/2025).

Pemkab Sidoarjo bersama aparat juga telah menyiapkan posko lengkap dengan data korban untuk mempercepat proses penanganan darurat. Saat ini operasi berada dalam fase golden time, di mana kecepatan dan kehati-hatian sangat menentukan penyelamatan.

Ponpes Al Khoziny
Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur serta Polresta Sidoarjo dan jajaran terkait terus memantau upaya evakuasi pasca runtuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny.

“Prioritas kami adalah misi kemanusiaan, yaitu menemukan dan mengevakuasi korban terlebih dahulu. Pendataan terus dilakukan agar tidak ada yang terlewat,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari berbagai pihak. Empat organisasi, terdiri dari Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS), Bakti Persatuan, Surabaya Peduli Bangsa (SPB), dan Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) Jawa Timur turut menyalurkan bantuan senilai Rp200 juta.

Pemkab Sidoarjo menyampaikan terima kasih atas sinergi semua pihak—baik aparat, relawan, maupun masyarakat—yang bergerak bersama dalam penanganan darurat ini. Pemerintah juga terus mendampingi keluarga korban serta memastikan proses evakuasi berjalan cepat, tepat, dan selamat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Fauzan

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Bupati SidoarjoPemkab SidoarjoPonpes Al Khoziny Sidoarjo
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Ponpes Al Khoziny

Jumlah Korban Musala Ambruk Ponpes Al Khoziny Jadi 14 Meninggal Dunia, 49 Masih Hilang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID