BOJONEGORO, Tugujatim.id – Selain dikenal dengan kekayaan minyak bumi yang berlimpah, Kabupaten Bojonegoro juga menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai daerah karena destinasi wisatanya yang unik dan menarik. Salah satunya Teksas Wonocolo atau lebih dikenal sebagai Ladang Minyak Tradisional Wonocolo.
Terletak di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, destinasi ini menawarkan pengalaman edukatif sekaligus eksotis yang berbeda dari wisata alam biasanya.
Teksas Wonocolo dijuluki Teksas-nya Indonesia, karena pemandangannya yang didominasi oleh ratusan sumur minyak tua yang masih ditambang secara tradisional oleh masyarakat setempat, mengingatkan pada ladang minyak di Texas, Amerika Serikat, pada masa lalu. Situs ini merupakan bagian penting dari Geopark Bojonegoro dan menyimpan sejarah penambangan minyak yang telah berlangsung sejak era kolonial Belanda.
Keunikan Sejarah dan Proses Penambangan Tradisional
Daya tarik utama Teksas Wonocolo adalah aktivitas penambangan minyak yang otentik. Diperkirakan terdapat lebih dari 700 sumur minyak di kawasan ini, dengan ratusan di antaranya masih aktif menggunakan teknik tradisional. Para penambang menggunakan derek sederhana yang digerakkan secara manual atau semi-mekanis untuk mengambil minyak bumi dari kedalaman dangkal.
Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses yang melelahkan ini: mulai dari mesin pengeruk yang berbunyi, tali derek yang dinaikkan, hingga minyak mentah yang keluar dan ditampung dalam drum-drum. Pemandangan ini memberikan perspektif sejarah tentang industri minyak di Indonesia dan perjuangan hidup masyarakat lokal.
Harga Tiket Masuk dan Paket Wisata
Meskipun menyajikan atraksi yang unik dan bernilai sejarah, harga tiket masuk ke kawasan Teksas Wonocolo relatif sangat terjangkau, dirancang untuk mendukung pariwisata berbasis masyarakat:
Item Harga (Estimasi Terbaru 2025)
Tiket Masuk Rp 5.000,- hingga Rp 10.000,- per orang, Harga bisa berubah, sangat ramah di kantong
Parkir Motor Rp 3.000,
Parkir Mobil Rp 5.000,
Sewa Jeep Wisata Mulai dari Rp 100.000,- (Tergantung rute) Untuk berkeliling area ladang minyak yang luas
Fasilitas yang Mendukung Pengalaman Edukasi
Pemerintah Daerah dan Pokdarwis setempat terus berupaya melengkapi fasilitas agar pengalaman wisata di Teksas Wonocolo semakin nyaman dan mendidik:
1. Area Parkir Luas
Tersedia area parkir yang memadai di dekat pos masuk untuk menampung kendaraan pengunjung.
2. Pusat Informasi dan Tour Guide
Di pintu masuk, terdapat pos informasi. Pengunjung sangat disarankan menyewa tour guide lokal yang akan menjelaskan sejarah sumur, proses penambangan, dan kisah hidup para penambang.
3. Sewa Jeep dan Tracking
Karena area ladang minyak sangat luas dan berbukit, tersedia layanan penyewaan jeep untuk membawa wisatawan berkeliling ke sumur-sumur yang lebih terpencil, memberikan sensasi petualangan (off-road ringan).
4. Warung Makan dan Toilet
Warung-warung sederhana yang menjual makanan dan minuman ringan dikelola oleh warga desa. Fasilitas toilet umum juga tersedia di area pusat kunjungan.
5. Spot Foto Panorama
Pemandangan sumur-sumur minyak yang tersebar di perbukitan kering ini sangat instagramable dan eksotis, terutama saat matahari terbit atau terbenam.
Teksas Wonocolo adalah perpaduan unik antara wisata edukasi, sejarah industri, dan keindahan lanskap yang tandus. Dengan harga tiket yang sangat ekonomis, tempat ini memberikan wawasan mendalam tentang sejarah perminyakan Bojonegoro dan perjuangan masyarakatnya.
Teksas Wonocolo di Bojonegoro, sebuah ladang minyak tradisional yang unik dan sarat sejarah, dijuluki “Teksas-nya Indonesia.” Daya tariknya adalah ratusan sumur minyak peninggalan Belanda yang masih dioperasikan secara tradisional oleh warga.
Tempat ini merupakan bagian dari Geopark Bojonegoro dan menawarkan wisata edukasi. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, berkisar antara Rp 5.000,- hingga Rp 10.000,-. Fasilitas yang disediakan meliputi Area Parkir, Warung Makan, Toilet, serta yang paling menarik adalah Sewa Jeep Wisata dan panduan lokal untuk menjelajahi area sumur yang luas, memberikan pengalaman petualangan dan pembelajaran yang mendalam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Fikri Azmy Fahrillah/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko








