Bojonegoro, Tugujatim.id – Siapa bilang Malioboro cuma di Yogyakarta? Eits, jangan salah! di Jawa Timur, punya Maliogoro Bojonegoro dengan melahirkan kembaran Malioboro.
Ya, kota yang terkenal dengan minyaknya ini sukses membuktikan diri sebagai daerah yang sat set merespons kebutuhan warganya akan ruang publik yang instagramable dan bikin betah. Inovasi terbarunya yang sukses memikat hati adalah Maliogoro, singkatan yang pastinya sudah akrab di telinga, “Malioboro Bojonegoro”.
Maliogoro, yang berlokasi di sepanjang Jalan MH. Thamrin , telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi, sosial, dan pariwisata yang tidak hanya menawarkan suasana layaknya Malioboro di Yogyakarta, tetapi juga didukung oleh fasilitas publik yang lengkap dan modern.
Konsep Maliogoro sejatinya adalah penataan ulang kawasan perkotaan menjadi sebuah pedestrian street yang fokus pada kenyamanan pejalan kaki, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta penyediaan fasilitas rekreasi.
Keberhasilan proyek ini tidak hanya terletak pada estetika jalanan yang dihiasi lampu temaram dan tenant yang seragam, tetapi juga pada infrastruktur pendukung yang menjamin pengalaman yang menyenangkan bagi setiap pengunjung.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berupaya keras menjadikan Maliogoro sebagai kawasan yang inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, berbagai fasilitas dasar dan tambahan disediakan secara terpadu.
Fasilitas Utama dan Penunjang Kenyamanan Pengunjung
Salah satu fasilitas vital yang menjadi fokus utama adalah aksesibilitas dan kenyamanan berjalan kaki. Seluruh trotoar di sepanjang Maliogoro diperlebar dan ditata menggunakan paving yang rata dan mulus, memudahkan mobilitas pengunjung, termasuk bagi penyandang disabilitas atau orang tua yang menggunakan kursi roda.
Di beberapa titik strategis, tersedia kursi dan bangku publik yang didesain estetik, memungkinkan pengunjung untuk beristirahat sambil menikmati suasana kota tanpa harus selalu berada di warung makan.
Untuk kebersihan juga menjadi prioritas. Tersedia banyak tempat sampah terpilah di sepanjang area, serta toilet umum yang dijaga kebersihannya di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau, seringkali terintegrasi dengan fasilitas di kompleks pertokoan atau area pusat kuliner.
Untuk mendukung kegiatan ekonomi, Maliogoro dilengkapi dengan stand dan tenda UMKM yang seragam dan tertata rapi. Setiap tenant telah difasilitasi dengan sambungan listrik yang memadai dan aman, memastikan kegiatan berdagang dapat berjalan lancar tanpa mengganggu estetika kabel yang berantakan.
Fasilitas Teknologi dan Hiburan
Di era digital, ketersediaan koneksi internet menjadi fasilitas esensial. Sebagian area Maliogoro telah dilengkapi dengan layanan Wi-Fi publik gratis atau hotspot yang bisa diakses oleh pengunjung, mendukung kebutuhan upload konten media sosial maupun komunikasi.
Selain itu, pencahayaan jalan yang dipasang menggunakan lampu-lampu LED yang efisien energi tidak hanya mempercantik suasana malam tetapi juga menjamin keamanan pengunjung.
Maliogoro juga berfungsi sebagai panggung kreativitas. Tersedia area terbuka dan panggung kecil yang khusus disediakan bagi seniman jalanan dan pertunjukan musik akustik. Fasilitas ini memberikan ruang bagi musisi lokal untuk berekspresi sekaligus menjadi hiburan gratis bagi pengunjung.
Fasilitas Parkir dan Keamanan
Mengingat lokasinya yang berada di pusat kota, manajemen parkir dilakukan dengan sangat baik. Meskipun kawasan utama menjadi pedestrian street di waktu tertentu, area parkir resmi yang luas disediakan di lokasi terdekat, diawasi oleh petugas untuk menjamin keamanan kendaraan.
Selain itu, pos keamanan atau pos polisi mudah ditemukan di sekitar area Maliogoro, didukung oleh pemasangan CCTV di berbagai sudut untuk meningkatkan pengawasan dan rasa aman bagi semua orang yang berkunjung.
Keberadaan Maliogoro dengan fasilitasnya yang lengkap, mulai dari toilet bersih, aksesibilitas yang baik, hingga dukungan teknologi dan keamanan telah mengangkat citra Bojonegoro sebagai kota yang peduli terhadap ruang publik, dan serius dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis pariwisata.
Dengan segala fasilitas yang ditawarkan, Maliogoro sukses menjadi titik temu dan kebanggaan baru bagi masyarakat Bojonegoro.
Maliogoro (Malioboro Bojonegoro) adalah kawasan pedestrian street di Jalan MH. Thamrin, pusat Kota Bojonegoro, yang beroperasi sebagai pusat rekreasi, kuliner, dan belanja UMKM.
Area ini terkenal karena fasilitasnya yang terintegrasi dan modern. Fasilitas utama meliputi trotoar yang lebar dan ramah disabilitas, kursi dan bangku publik yang nyaman, serta toilet umum yang terawat.
Untuk mendukung UMKM, disediakan stand yang seragam dengan fasilitas listrik yang memadai. Kawasan ini juga menunjang hiburan dengan area panggung terbuka bagi seniman jalanan dan dilengkapi dengan CCTV untuk keamanan.
Pengunjung juga mendapatkan manfaat dari area parkir resmi yang tertata dan kemungkinan akses Wi-Fi publik di beberapa titik. Maliogoro tidak memungut tiket masuk, menjadikannya ruang publik yang inklusif dan strategis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Fikri Azmy Fahrillah/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko








