MALANG, Tugujatim.id – Rumah warga Malang ambrol saat para tukang sedang ngecor dalam suasana hujan lebat. Rumah di Jalan Tapak Siring, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen itu ambrol ketika hujan lebat melanda Kota Malang pada Rabu (19/11/2025) sore.
Rumah ambrol saat para tukang bangunan melakukan perbaikan atau mengecor lantai dapur rumah. Rumah milik Chatarina Suparni (80) yang terletak di bibir Sungai Brantas itu ambrol di bagian dapur, kamar mandi hingga teras belakang. Terpantau, sebagian atap rumah itu kini juga roboh.
Kemudian plengsengan sungai di bawah pondasi rumah itu juga turut ambrol. Material plengsengan dan rumah itu sebagian jatuh ke sungai.
Anak pemilik rumah, Agustinus Yohanes menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ketika hujan lebat mengguyur. Saat itu, di dalam rumah ada seorang tukang yang sedang mengecor lantai dapur.
BACA JUGA: Dinkes Kota Malang: Hasil 17 Ribu Screening 355 Orang Positif HIV/AIDS
“Memang air sungai cukup deras. Tiba tiba ada suara retakan dan tidak lama dapur dan kamar mandi ambrol,” ungkapnya.
Barang barang tukang bangunan itu, termasuk ponselnya turut terbawa longsoran.
“Jadi saat itu memang ada tukang yang lagi kerja. Ponselnya ikut hilang pas ambrol itu, tetapi syukur dia bisa menyelamatkan diri,” bebernya.
Ia juga mengaku bersyukur ibunya yang saat itu berada di ruang tamu selamat dari insiden tersebut.
Dikatakan, bagian belakang rumahnya memang sempat retak saat cuaca ekstrem beberapa pekan terakhir melanda Kota Malang. Untuk itu, dapur rumahnya dilakukan renovasi atau perbaikan.
“Sebelumnya memang sudah retak makin membesar, terakhir retaknya 10 cm. Makanya diperbaiki tukang itu,” urainya.
BACA JUGA: 111 Sepeda Motor Terjaring Razia Balap Liar di Malang
“Kalau plengsengan di bawah saya lihat sebelnya tidak ada retakan. Tapi ini tadi tiba tiba ambrol,” imbuhnya.
Akibat kejadian ini, pemilik rumah akan diungsikan ke rumah kerabat. Tim BPBD Kota Malang juga telah melakukan pengecekan di lokasi.
“Kami sudah kirim tim mengecek dan asesmen untuk dilakukan tindakan selanjutnya,” kata Prayitno, Kalaksa BPBD Kota Malang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: M Sholeh
Editor: Darmadi Sasongko








