TUBAN, Tugujatim.id – Unit Pengumpul Zakat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban (UPZ SIG Tuban) menyalurkan dana zakat karyawan sebesar Rp2,2 miliar sepanjang 2025.
Penyerahan secara simbolis digelar di Auditorium Kantor Pusat Semen Gresik (KPSG), Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Selasa (25/11/2025).
Dari total zakat tersebut, 30 persen diserahkan ke Baznas Kabupaten Tuban, sementara 70 persen lainnya disalurkan melalui beragam program bantuan sosial untuk masyarakat di sekitar pabrik.
Wakil Ketua UPZ SIG Pabrik Tuban, Onni Agustya Rahman, menyampaikan bahwa dana zakat karyawan tahun ini digerakkan melalui lima program utama.
Pertama, Program Tuban Cerdas, berupa beasiswa pendidikan bagi siswa SD dan SMP. Kedua, Program Tuban Taqwa, yang menyalurkan bantuan bisyaroh untuk ustaz dan ustazah TPQ di sekitar pabrik. Ada 299 penerima dari 149 lembaga.
Ketiga, Program Tuban Berdaya, yakni dukungan prasarana UMKM serta pemberdayaan ekonomi masyarakat yang diberikan kepada 42 penerima.
Keempat, Program Tuban Peduli, meliputi bantuan pembangunan 6 unit rumah layak huni, 4 unit MCK, bantuan beras dan uang tunai untuk 200 warga setiap dua bulan, serta bantuan kebencanaan dan kebutuhan insidental lainnya.
Terakhir, Program Tuban Sehat, yang memfasilitasi bantuan pengobatan bagi warga prasejahtera di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzakki, seluruh karyawan SIG Pabrik Tuban, yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian gajinya untuk zakat. Semoga bantuan yang disalurkan UPZ ini benar-benar membawa manfaat,” ujarnya.
Mewakili manajemen, GM of Mining & Raw Material SIG Pabrik Tuban, Khosyi’in Ma’shum, turut mengapresiasi sinergi antara Baznas Tuban dan UPZ SIG dalam memastikan zakat karyawan terdistribusi tepat sasaran.
“Penyaluran zakat ini direncanakan dengan baik dan transparan. Harapannya bisa memberi keberkahan untuk penerima dan mendapat dukungan masyarakat agar perusahaan terus berkembang,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Tuban, Muhammad Ghufron, menilai UPZ SIG menjadi contoh positif bagi perusahaan lain dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, program yang dijalankan UPZ turut membantu pemerintah mengurangi angka kemiskinan di daerah.
“UPZ SIG bukan hanya perpanjangan tangan Baznas, tetapi juga teladan bagi perusahaan lain. Program-program ini membantu masyarakat kurang mampu menjadi lebih mandiri,” ujarnya.
Kegiatan penyerahan bantuan sosial tersebut juga dirangkaikan dengan Khotmil Quran, pembacaan selawat, dan ceramah agama oleh KH M. Najib Muhammad dari Pondok Pesantren Al Madienah Denanyar, Jombang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








