BANDUNG, Tugujatim.id – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menggelar pelatihan in class dan on site di Lembang, Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kamis (20/11/2025). Sebanyak 1.000 siswa dan alumni dari SMK Informatika dan SMK Angkasa Margahayu Bandung mengikuti pelatihan untuk meningkatkan skill-nya.
Chief Business Support Officer TBIG Lie Si An saat hadir dalam pelatihan on site Kurikulum Unggulan SMK, mengatakan, pihaknya mengundang mitra untuk berbagi ilmu kepada para lulusan SMK.
“Kami mengundang mitra kerja kami untuk berbagi ilmu kepada adik-adik lulusan SMK dan para guru yang mengajar mata pelajaran soal infrastruktur telekomunikasi,“ kata Lie Si An.
Baca Juga: CSR Berdampak Positif bagi Masyarakat, TBIG Diganjar Penghargaan CSR Awards 2025
Selain pelatihan, TBIG juga menggelar penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama beberapa mitra industri telekomunikasi. Mereka komitmen menjalankan Kurikulum Unggulan TBIG untuk SMK sebagai bagian dari aktivitas CSR.
Tidak main-main, Si An menghadirkan instruktur dan tenaga ahli dari mitra saat pelatihan on-site di Bandung. Tujuannya untuk membekali lulusan soal teknis mengenai pemeliharaan menara telekomunikasi serta keselamatan kerja (K3) di lapangan.
TBIG Budayakan ESG
Lie Si An melanjutkan, program Kurikulum Unggulan TBIG untuk SMK ini juga untuk membudayakan implementasi ESG di rantai pasok perusahaan.
“TBIG melalui program ini memfasilitasi mitra kerja untuk memiliki aksi nyata di bidang sosial dan tata kelola. Mitra kerja kami dapat menjalankan poin-poin dari tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s),” jelasnya.
Untuk diketahui, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), perusahaan penyediaan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia yang menyewakan menara telekomunikasi, penyediaan sistem sinyal nirkabel seperti distributed Antenna System (DAS), dan lain-lainnya. TBIG melalui program CSR-nya menggelar pelatihan on site ini kali sebelas selama 2025. Total siswa yang sudah mengikutinya sebanyak 87 siswa.

Sementara itu, Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi menekankan implemenasi ESG dan pencapaian tujuan SDGs jadi tanggung jawab bersama TBIG sebagai perusahaan yang komitmen kuat terhadap SDGs.
“Kami melibatkan mitra kerja dalam program untuk memenuhi tujuan pembangunan berkelanjutan. Ini salah satu bukti komitmen kami,” imbuhnya.
Herman juga menjelaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang infrastruktur telekomunikasi, jadi investasi jangka panjang bagi bangsa.
“Dengan pelatihan seperti ini, kami membantu siswa SMK mendapat kesempatan yang lebih besar untuk dapat bekerja. Selain itu, kami melakukan kerja nyata memajukan kualitas pendidikan kejuruan di Indonesia,“ tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








