TUBAN, Tugujatim.id – Persatu Tuban bersiap memulai musim dengan ambisi besar. Laga perdana Liga 4 kontra Bojonegoro FC di Stadion Tuban Sport Center (TSC) pada sore nanti (07/12/2025), bakal menjadi panggung awal untuk menguji arah baru perjalanan Laskar Ronggolawe. Targetnya jelas, yakni mengamankan tiga poin di kandang.
Manajer Persatu Tuban, M. Abdul Rohman, memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur. Persiapan disebut berjalan tanpa kendala, dan skuad besutan Head Coach Khoirul Anam telah berada di level terbaik untuk mengawali kompetisi.
“Skuad Persatu Tuban akan tampil dengan kekuatan terbaik tanpa bermaksud meremehkan lawan,” ujar Rohman.
Rohman menilai semangat para pemain untuk menyapu bersih pertandingan pembuka sangat besar. Momentum awal ini dianggap penting untuk membangun ritme dan kepercayaan diri tim.
Program latihan intensif juga telah dijalankan secara disiplin. Setiap menu latihan disusun untuk memastikan pemain siap secara fisik dan mental menghadapi atmosfer kompetisi usai masa vakum panjang.
“Program latihan sudah kami jalankan maksimal dan diikuti para pemain dengan penuh disiplin sesuai arahan Head Coach Khoirul Anam,” tambahnya.
Rohman menegaskan, dukungan masyarakat Tuban menjadi energi penting bagi kebangkitan Persatu. Ia mengajak publik kembali meramaikan tribune TSC sebagai bentuk kepercayaan terhadap tim kebanggaan Kabupaten Tuban itu.
“Ayo kita datang ke stadion bersama-sama. Saatnya nribun bareng untuk memberi dukungan pada Persatu,” ajaknya.
Laga perdana ini juga membawa makna emosional tersendiri. Setelah hampir tiga tahun absen dari kompetisi resmi, Persatu kembali ke lapangan dengan semangat baru. Pertandingan melawan Bojonegoro FC bukan hanya soal perebutan poin, tetapi juga penegasan arah baru klub.
“Ini momentum penting untuk menegaskan kebangkitan Persatu. Saya mengajak seluruh masyarakat Tuban dan suporter setia menyatukan energi, menguatkan tekad, dan menunjukkan bahwa Persatu tetap menjadi kebanggaan kita bersama,” tegasnya.
Rohman menambahkan bahwa dukungan langsung dari tribune menjadi simbol bahwa perjalanan Persatu tidak ditempuh sendirian.
“Dukungan panjenengan semua sangat berarti bagi para pemain. Kehadiran dan doa masyarakat memberi motivasi besar bahwa Persatu tidak pernah berjalan sendiri,” ujarnya.
Dengan catatan sejarah pernah berlaga di Liga 2, musim ini disebutnya sebagai langkah awal kembali menata kekuatan dan mengejar target yang lebih tinggi.
“Sudah saatnya kita bergerak bersama demi prestasi terbaik untuk Kabupaten Tuban. Dengan dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat, kami optimistis Persatu bisa kembali naik kelas,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








