SIDOARJO, Tugujatim.id – Pemkab Sidoarjo mengerahkan sembilan alat berat setiap hari untuk menormalisasi sungai guna mengantisipasi banjir saat musim hujan. Sejumlah alat berat terus beroperasi di beberapa sungai untuk membersihkan sampah yang menyumbat aliran serta mengeruk sedimentasi atau pendangkalan.
Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga mengerahkan dump truck untuk terus mengangkut sampah hasil pengerukan. Para pekerja dari Dinas PU BMSDA dan DLHK dikerahkan di berbagai lokasi.
Baca Juga: Pembangunan Jadi Prioritas, APBD Sidoarjo 2026 Resmi Disahkan Rp5,716 Triliun
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, menormalisasi sungai dengan menggerakkan semuanya agar aliran air kembali lancar.
“Semua kami gerakkan untuk menormalisasi sungai supaya aliran air lancar dan mampu menampung volume lebih besar saat hujan turun,” kata Bupati Sidoarjo Subandi, Selasa (09/12/2025).
Sebagai Kota Delta, dia mengatakan, Sidoarjo dilewati banyak sungai sehingga potensi banjir cukup besar jika tidak mampu menampung dan mengalirkan air.
“Kalau sungainya normal, banjir bisa diminimalisasi. Kalaupun ada genangan, tidak akan bertahan lama ketika aliran sungai berjalan baik,” tambahnya.
Pemkab Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan
Karena itu, dia mengatakan, pengerukan dan pembersihan sungai terus digenjot. Sejak sebelum musim hujan, berbagai sungai besar dan kecil telah mulai dinormalisasi dan kegiatan ini masih berlangsung.
Di Saluran Mangetan Kanal, misalnya, alat berat mengambil sampah dan mengeruk sedimentasi, lalu mengangkatnya ke truk. Normalisasi juga dilakukan di Afvour Kajartrengguli, Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon, serta di Bosem Sekardangan.

Hal serupa terlihat di Tanjek Wagir Porong, sementara di Desa Wangkal, Kecamatan Krembung, pengerjaan berlangsung untuk mengatasi sungai dangkal. Pengangkatan sampah di saluran utama juga terus dilakukan, seperti di Magetan Kanal Desa Keboan, yang melintasi Desa Keboan Anom dan Keboan Sikep, Kecamatan Gedangan.
Selain memerintahkan dinas bekerja maksimal, Bupati Subandi mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Kami mendorong masyarakat ikut bergotong-royong, melakukan kerja bakti bersama. Kecamatan, desa, dan kelurahan pun kami ajak bekerja sama,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Fauzan
Editor: Dwi Lindawati








