TUBAN, Tugujatim.id – Langkah Persatu Tuban di babak 32 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur belum sepenuhnya mulus. Menjamu Tripel’s Kediri pada laga perdana Grup BB, Laskar Ronggolawe harus puas berbagi poin setelah bermain imbang di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Senin (05/01/2026).
Bertindak sebagai tuan rumah, Persatu Tuban langsung mendapat tekanan sejak awal laga. Tripel’s Kediri tampil cukup disiplin dan mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah.
Hasilnya, pada menit ke-30, tim tamu berhasil mencuri gol lebih dulu lewat pemain belakang Triple’s Kediri Putra Mualana Dwi Kartika. Gol tersebut membuat Persatu Tuban tertinggal hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Baca Juga: Tambal Kekuatan Jelang 32 Besar Liga 4, Persatu Tuban Datangkan Enam Pemain Anyar
Memasuki babak kedua, Persatu mencoba bangkit. Tim asuhan Slamet Sampurno tampil lebih agresif dengan meningkatkan intensitas serangan.
Sejumlah peluang emas tercipta, bahkan tercatat sedikitnya empat peluang matang berhasil dibangun. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol.
Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil. Di hadapan pendukung sendiri, Persatu berhasil menyamakan kedudukan lewat gol dari lini tengah. Gol penyeimbang dari M. Ardiansyah Putra di menit 71 menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan sekaligus menjaga asa untuk bersaing di Grup BB.

Pelatih Kepala Tripel’s Kediri M. Abdullah Choirul Umar mengaku bersyukur dengan hasil yang diraih timnya. Dia menilai laga melawan tuan rumah selalu tidak mudah, terlebih dengan tekanan suporter di stadion. Menurut dia, rencana permainan di babak pertama berjalan cukup baik hingga timnya mampu unggul lebih dulu.
Namun, dia juga mengakui kurangnya fokus pemain di babak kedua membuat Tripel’s Kediri gagal mempertahankan keunggulan.
“Meski demikian, satu poin yang diraih tetap disyukuri sebagai modal menatap pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Pemain Kunci Cedera Babak Awal
Sementara itu, Pelatih Kepala Persatu Slamet Sampurno mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Dia menyebut pertandingan perdana di babak 32 besar memang tidak mudah. Sebab, dia mengatakan, dua pemain kunci Persatu mengalami cedera di awal babak pertama.
“Kondisi itu sempat memengaruhi permainan, tapi para pemain tetap berusaha maksimal. Alhamdulillah masih bisa menyamakan kedudukan,” ujarnya.
Slamet juga menyoroti banyaknya peluang yang belum mampu dimanfaatkan dengan baik. Menurut dia, finishing menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi dua laga berikutnya di fase grup.
Baca Juga: Persatu Tuban Jadi Tuan Rumah 32 Besar Liga 4 Jatim, Simak Jadwal Pertandingannya
Dengan hasil imbang ini, Persatu dan Tripel’s Kediri sama-sama mengantongi satu poin di laga awal Grup BB. Persaingan masih panjang dan dua pertandingan berikutnya akan menjadi penentu langkah Laskar Ronggolawe di babak 32 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur.
Di stadion yang sama pada pertandingan lainnya di grup BB, Pasuruan United berhasil mengungguli lawannya Nganjuk Landang dengan skor 3 – 0.
Dengan demikian klasemen sementara, puncak dihuni Pasuruan United dengan 3 poin. Posisi 2 dan 3 yakni Persatu Tuban dan Triple’s Kediri masing-masing 1. Paling bawah Nganjuk Landang tanpa poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








