Tugujatim.id – Tren 2016-2026 berseliweran di jagat maya. Media sosial mulai Instagram, TikTok maupun media sosial lainnya diramaikan dengan momen throwback 10 tahun lalu itu.
Bila menoleh ke belakang, ternyata banyak peristiwa ikonik yang terjadi pada 2016 silam. Tidak hanya itu, tahun tersebut juga terkadang dipandang sebagai titik balik dari perkembangan teknologi. Berikut ini beragam peristiwa penting yang terjadi pada 2016 lalu:
Era Augmented Reality dan Game Mobile
Pada tahun 2016 muncul salah satu fenomena paling mencolok yakni peluncuran game Pokémon GO. Game ini tidak hanya memecahkan rekor unduhan, tetapi juga memperkenalkan konsep Augmented Reality (AR) kepada massa secara instan.
Untuk bermain game Pokemon Go, pemain harus membuat karakter khusus sebagai penangkap sekaligus pelatih Pokémon. Pemain juga bisa memilih warna kulit, gaya rambut, warna mata dan pakaian sebagai karakter mereka pada game ini.
Lalu, pemain Pokémon Go harus berjalan-jalan di lingkungan sekitar agar karakter game bisa bergerak. Sementara, jenis Pokémon yang ditangkap biasanya berada di lokasi yang sesuai dengan jenis Pokémon tersebut; seperti, Pokémon jenis air biasanya bisa ditemui di tempat yang dekat dengan air seperti di sungai, kolam, dan lainnya.
Tak pelak, jutaan orang di seluruh dunia tiba-tiba turun ke jalan, taman, dan ruang publik untuk menangkap monster digital melalui layar ponsel mereka. Hal ini menandai pergeseran besar dalam cara kita berinteraksi dengan ruang fisik melalui perantara teknologi digital.
Beberapa media juga mengabarkan kesuksesan game ini, seperti mengutip dari lama Britannica.
“The mobile application Pokémon GO was a blockbuster success upon its release in 2016. Developed by Niantic Labs, a former division of Google, the game used GPS data and the mobile device’s camera to create an “augmented reality” that allowed users to capture Pokémon from real-life locations,” tulis laman tersebut.
Tahun Peluncuran TikTok
Siapa sangka, media sosial TikTok kini menjadi raksasa dunia. Namun, hal tersebut bermula pada September 2016 lalu, kala itu TikTok, awalnya bernama Douyin, diluncurkan pertama kali di Tiongkok.
Nama TikTok lalu menjadi brand khusus untuk perluasan global pada medio 2017-2018 lalu. Dalam waktu singkat, TikTok menarik perhatian dunia.
Pada Oktober 2020, unduhan seluler untuk aplikasi TikTok telah melampaui 2 miliar di seluruh dunia. Hal ini membuat Morning Consult menobatkan TikTok sebagai merek dengan pertumbuhan tercepat ketiga pada tahun 2020, setelah Zoom dan Peacock. Bahkan, Cloudflare menempatkan TikTok sebagai situs web terpopuler di tahun 2021, melampaui Google.
Meski begitu, perkembangan pesat TikTok hadir bukan tanpa kontroversi. Platform ini, oleh banyak negara, dipandang melanggar privasi data, hingga banyak memuat konten menyinggung. Tidak sedikit negara-negara telah melarang, mendenda, hingga membatasi platform TikTok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








