MOJOKERTO, Tugujatim.id – Lima Kereta Api Berhenti Luar Biasa saat terjadi Gempa Magnitudo 5.5 di Pacitan. Lima perjalanan kereta Api dihentikan sementara di Stasiun dan di Petak Jalan Wilayah Daop 8 Surabaya.
Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menyebutkan daftar perjalanan kereta api terdampak mengalami pemberhentian adalah KA 269 (Matarmaja) relasi Malang – Pasar Senen berhenti selama 40 menit. Kemudian, KA 425a (Cl Penataran) Surabaya Kota Malang – Blitar berhenti selama 35 menit, kereta 242f (Ijen Ekspres) relasi Ketapang – Malang berhenti selama 29 menit, kereta 2630 (Betmakola tanker) berhenti selama 28 menit, dan kereta Plb 167b (Kertanegara) relasi Malang – Purwokerto berhenti selama 21 menit.
“Seluruh perjalanan kereta api di wilayah tersebut dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk menunggu laporan dari petugas mengenai kondisi prasarana,” terang Mahendro melalui keterangan tertulis, Selasa (27/01/2026).
Penghentian sementara perjalanan kereta api ditempuh untuk memastikan jalur rel, jembatan, serta seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi aman dan layak dilalui sebelum operasional kembali dijalankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lapangan, kondisi prasarana perkeretaapian di wilayah merasakan gempa dinyatakan aman pada pukul 09.01 WIB.
Mahendro menegaskan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama KAI dalam setiap kondisi operasional.
“Setiap potensi risiko harus dipastikan aman terlebih dahulu sebelum perjalanan kereta api kembali dioperasikan,” tegasnya.
KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat langkah pengamanan tersebut. KAI terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan di lapangan serta akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan kondisi prasarana dan operasional perjalanan kereta api.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, andal, dan senantiasa mengutamakan keselamatan pelanggan,” tutup Mahendro.
Perjalanan Kereta Api sempat berhenti sementara saat terjadi Gempa Magnitudo 5.5 di Pacitan. Kereta Api berhenti sebagai langkah antisipasi dan bagian dari prosedur keselamatan operasional.
KAI Daop 8 Surabaya menghentikan sementara perjalanan kereta api di wilayah terdampak guna memastikan kondisi sarana dan prasarana perkeretaapian aman pascagempa.
Kereta Api kembali berjalan setelah mendapatkan laporan dari petugas mengenai kondisi prasarana yang aman dan tidak terjadi gangguan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








