JEMBER, Tugujatim.id – Seorang bayi perempuan ditelantarkan di teras rumah warga Jember.
Bayi tersebut diduga baru dilahirkan ibunya dan ditelantarkan orang tuanya di depan sebuah hunian di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, pada Rabu (11/2/26) sekitar pukul 01.55 WIB.
Pemilik rumah, Slamet Budi Santoso (46 tahun), mengungkapkan bahwa ia terbangun setelah tetangga mendengar tangisan bayi dari area depan rumahnya. Ketika keluar untuk memeriksanya, Slamet menemukan sebuah kardus bekas kemasan makanan yang di dalamnya terdapat seorang bayi perempuan yang sedang menangis, dibalut dengan selimut berwarna ungu.
“Tetangga membangunkan saya karena mendengar suara tangisan. Waktu itu sekitar jam dua pagi. Begitu saya keluar dan membuka kardus yang ada di teras, ternyata ada bayi di dalamnya,” tutur Slamet pada Rabu (11/2/2026).
Bayi tersebut tampak masih sangat baru lahir dengan kulit yang kemerahan. Tali pusatnya sudah dipotong dan diberi penutup kain kasa, sementara tubuhnya terlihat dalam keadaan bersih.
“Dari penampilannya, bayi ini baru saja dilahirkan. Bidan yang memeriksanya bahkan menyatakan bahwa kelahirannya kemungkinan prematur,” tambah Slamet.
Dalam kardus tersebut, warga juga menemukan sebuah catatan di atas kertas berwarna merah muda yang diduga ditulis oleh orang tua sang bayi. Catatan tersebut kini dijadikan barang bukti oleh pihak kepolisian. Isi catatan tersebut menyebutkan:
“Hallo Orang Baik kenalin nama aku CLARA ELLIERA aku lahir tanggal Rabu 11 Feb 2026. Maafkan papa mama aku karena merepotkanmu mereka janji akan mencari aku… oh iya, kalau aku sudah besar… Tolong pakaikan jepit mama aku di rambut,” isi catatan yang terletak di bagi yang ditinggalkan orang tuanya itu.
Berdasarkan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian, terekam dua orang yang tiba menggunakan sepeda motor matik. Seorang perempuan terlihat turun dari motor dan meletakkan kardus tersebut di teras rumah Slamet sebelum keduanya meninggalkan lokasi dengan tergesa-gesa.
“Yang meletakkan kardus adalah perempuan itu. Setelah menaruhnya, mereka langsung pergi. Plat nomor kendaraannya tidak tertangkap dengan jelas karena terhalang cahaya lampu,” papar Slamet.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Jember, Ipda Alfan Febrianto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Petugas langsung mendatangi tempat kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Bayi perempuan tersebut ditemukan dalam keadaan hidup dan tidak mengalami luka. Kami segera membawa bayi tersebut ke Puskesmas Kaliwates untuk mendapatkan pemeriksaan medis,” jelas Alfan.
Menurutnya, bayi ditemukan mengenakan popok sekali pakai dan dibungkus kain berwarna ungu. Tali pusarnya telah dipotong dan ditutup dengan kain kasa. Pihak kepolisian masih menyelidiki apakah proses persalinan bayi tersebut melibatkan tenaga medis profesional atau tidak.
“Saat ini penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi dan melacak keberadaan kedua orang tua bayi, termasuk menganalisis rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” tutup Alfan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








