KOTA MALANG, Tugujatim.id – Kontes Kambing Mapec Solidarity di Malang dibanjiri peserta. Kontes Kambing Peranakan Etawa Kaligesing digelar di GOR Ken Arok, Kota Malang, Minggu, 15 Februari 2026.
Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin sekaligus pembina Malang Peranakan Etawa Community (Mapec) membuka even ini. Ia hadir bersama Sekretaris Dinas Pangan dan Peternakan dokter hewan, Anton Pramujiono.
Wakil Wali Kota melihat-lihat langsung sejumlah kambing yang berasal dari Malang Raya, sejumlah daerah di Jatim dan Jateng. Ali terpukau dengan eksotika kambing yang sedang mengikuti kontes.
Ali mengatakan dia hadir pada kontes kambing kali ini karena Mapec Solidarity mendukung program 1.000 even Pemkot Malang. Dia juga menyebut bahwa kontes kambing Mapec Solidarity mampu menjadi obat penawar rindu bagi pecinta sekaligus peternak kambing peranakan etawa di Kota Malang.

“Ini yang kami inginkan membangun kembali bahwa komunitas pecinta peranakan etawa di Malang Raya ini cukup besar. Hari ini Kota Malang menjadi tuan rumah tentu ini akan menjadi even tahunan untuk mendukung program 1.000 even Pemerintah Kota Malang,” kata Ali.
Sebagai informasi kontes kambing peranakan etawa Kaligesing terakhir digelar di Kota Malang pada 2019 silam. Kehadiran Ali Muthohirin sebagai Pembina Mapec menjadi semangat tersendiri bagi para peternak untuk kembali menggairahkan dunia peternakan PE di Malang Raya.
“Kami berdiskusi dengan teman-teman pecinta kambing PE akhirnya menggelar kontes di Kota Malang untuk menumbuh kembangkan ekonomi peternakan di Kota Malang, Malang Raya, Jawa Timur dan sekitarnya. Kita ingin meningkatkan daya beli kambing PE sebagai seni maupun pedaging. Karena ini sangat penting untuk menumbuhkan ekonomi di kalangan peternak,” ujar Ali.
Kontes Kambing PE Mapec Solidarity sendiri diikuti oleh 300 peserta dari sejumlah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan peserta terjauh berasal dari Lampung.
Ratusan pecinta kambing PE Kaligesing di Kota Malang dan berbagai daerah datang untuk menikmati akhir pekan serta melihat kambing seni dari berbagai daerah yang biasanya hanya dilihat dari media sosial.

“Animomya cukup tinggi tidak hanya peserta yang berasal dari berbagai daerah. Para penonton pun juga berasal dari luar Malang. Karena ini adalah momen membayar kerinduan pada kambing seni setelah terakhir kita saksikan di Kota Malang pada 2019 silam,” tutur Ketua Panitia Mapec Solidarity Lucky Aditya.
Even ini didukung oleh Pemerintah Kota Malang dan sejumlah instansi di Jawa Timur. Mapec Solidarity juga didukung sejumlah media online di Jawa Timur. Karena selain menggelar kontes kambing Mapec Solidarity juga menghadirkan sejumlah UMKM di Kota Malang untuk meramaikan kegiatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Darmadi Sasongko








