• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hutan Prigen Pasuruan

Aksi demo warga menolak pembangunan wisata dan perumahan (real estate) di  kawasan Hutan Prigen Pasuruan (dok warga)

Massa Gelar Aksi Tolak Pembangunan Wisata dan Real Estate di Hutan Prigen Pasuruan

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
3 months ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id –  Warga Kecamatan Prigen menggelar aksi demo menolak Pembangunan Wisata dan Real Estate di Hutan Prigen Pasuruan, pada Minggu (29/3).

Massa turun ke jalan menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk pembangunan dan alih fungsi lahan di kawasan hutan setempat, baik untuk kawasan wisata terpadu maupun proyek perumahan (real estate).

You might also like

DPRD Kota Malang.

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan MBG dan Kopdes Merah Putih

15/06/2026 8:54 PM
Demo mahasiswa Malang.

Poster “Maling Berkedok Gizi” Muncul di Demo Mahasiswa Malang, Minta Hentikan MBG Potensi Jadi Ladang Korupsi

15/06/2026 8:02 PM

Aksi demo ini tidak cuma diikuti warga Kecamatan Prigen. Solidaritas meluas hingga ke wilayah tetangga, seperti Kecamatan Pandaan, Beji, Sukorejo, bahkan hingga warga Kabupaten Sidoarjo ikut turun ke jalan.

“Alhamdulillah rekan-rekan dari daerah lain ikut bergabung karena kepedulian lingkungan. Apa yang terjadi nantinya di daerah hulu seperti Prigen ini tentunya akan membawa dampak yang sangat besar untuk teman-teman kita yang berada di hilir,” ujar Priya Kusuma, Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Hutan pada Minggu (29/3).

Dalam demo tersebut, massa membawa empat tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait.

Tuntutan tersebut di antaranya adalah dorongan untuk membekukan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) milik sebuah perusahaan, sekaligus mencabut Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Perusahaan tersebut.

Selanjutnya warga juga menuntut pemerintah daerah mengembalikan status lahan yang saat ini diubah jadi zona kuning agar dikembalikan jadi zona hijau. Kemudian juga membatalkan SK Kemenhut Nomor 375 Tahun 2004, terutama yang mengatur terkait tukar menukar kawasan hutan (TMKH).

Warga menginginkan agar kawasan hutan agar dijaga fungsinya sebagai kawasan lindung dan tak boleh dialihfungsikan dengan alasan kemajuan ekonomi.

Apalagi lahan seluas 23 hektar yang ditargetkan proyek tersebut berada tepat diatas permukiman padat penduduk. Warga khawatir bahwa penggundulan hutan akan mengakibatkan bencana alam yang fatal, seperti banjir bandang dan tanah longsor yang mengancam nyawa warga.

“Lahan seluas 23 hektar itu sangatlah luas. Dibawah lereng lokasi tersebut, ada sekitar 9000 jiwa yang tinggal. Jika hutan digunduli, keselamatan warga yang menjadi taruhannya,” ungkapnya.

Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Pasuruan yang sudah bekerja selama lima bulan terakhir mengungkapkan sikap tegasnya. Hadirnya ratusan warga dianggap sebagai suntikan moral untuk legislatif agar tetap berpihak pada kelestarian lingkungan.

Ketua Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugianto, menyatakan bahwa berkas penyelidikan telah matang dan tinggal menyisakan rapat final internal. Ia menjamin bahwa rekomendasi resmi akan keluar sebelum masa kerja Pansus yang akan berakhir pada 27 April mendatang.

“Dukungan warga ini merupakan penyemangat untuk kita di Pansus, maka sebelum masa berakhirnya kerja Pansus nanti akan kami keluarkan surat rekomendasinya. Kita di Pansus DPRD tetap pada satu tujuan, yaitu menolak segela bentuk kegiatan pembangunan di areal hutan di Kecamatan Prigen,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Lohk Mahfud

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita PasuruanKabupaten PasuruanPasuruan
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

DPRD Kota Malang.

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan MBG dan Kopdes Merah Putih

by Dwi Linda
15/06/2026 8:54 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ketua DPRD Kota Malang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyatakan sepakat menghentikan...

Demo mahasiswa Malang.

Poster “Maling Berkedok Gizi” Muncul di Demo Mahasiswa Malang, Minta Hentikan MBG Potensi Jadi Ladang Korupsi

by Dwi Linda
15/06/2026 8:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ratusan mahasiswa menggelar aksi demo di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (15/06/2026). Dalam aksi demo mahasiswa...

Mahasiswa di Malang.

Gelombang Demo Mahasiswa di Malang Bentangkan Spanduk “Indonesia Gawat Darurat”, Soroti BBM hingga MBG

by Dwi Linda
15/06/2026 7:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Malang demo di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin...

Tambaksari.

Rumah Dua Lantai di Tambaksari Surabaya Terbakar, 10 Penghuni Berhasil Selamat

by Dwi Linda
15/06/2026 6:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kebakaran melanda sebuah rumah hunian dua lantai di Jalan Tambak Segaran Wetan I Nomor 38, Kelurahan Rangkah,...

Next Post
Cuaca di Jatim

Cuaca di Jatim 30 Maret 2026: Hujan Lebat dan Dampaknya Perlu Diwaspadai

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID