• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
LPG Oplosan

Jajaran Polres Pasuruan menunjukkan barang bukti praktik ilegal LPG Oplosan (dok Mahfud)

Sindikat LPG Oplosan di Pasuruan Rugikan Negara Hingga Rp2,6 Miliar

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 months ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Polres Pasuruan menangkap empat pelaku praktik ilegal pemindahan atau LPG oplosan subsidi 3 Kg ke tabung gas non subsidi 12 Kg. Sindikat LPG Oplosan tersebut diperkirakan merugikan negara hingga Rp2,6 Miliar.

Satreskrim Polres Pasuruan menangkap 4 tersangka dengan peran yang berbeda-beda yakni MN, S, OHB, dan AY.

You might also like

Komplotan begal motor.

2 Komplotan Begal Motor di Malang Ditangkap Pasca Rampas Kendaraan Mahasiswa, Pelaku Lain Diburu usai Kabur

05/06/2026 6:31 PM
Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

03/06/2026 10:00 AM

Wakapolres Pasuruan, Kompol Andy Purnomo megatakan para tersangka melakukan praktik ilegal tersebut guna mendapat keuntungan dari selisih harga LPG non subsidi dan LPG subsidi.

Tersangka S berperan sebagai pemodal, kemudian MN, asal Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, bertindak sebagai mitra kerja. Keduanya mengakui bahwa praktik ilegal ini telah dilakukan selama 2 tahun.

Dua tersangka lainnya, yakni OHB, asal Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, dan AY, asal Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, berperan sebagai pembeli LPG subsidi sekaligus sopir.

Modus yang dipakai tersangka dengan memindahkan isi tabung LPG subsidi 3 kilogram ke tabung non subsidi 12 kilogram memakai alat suntik khusus. Tabung aas tersebut lantas dijual kembali ke pembeli sebagai LPG non subsidi dengan harga jauh lebih murah dibanding harga pasaran untuk menarik pembeli.

“Para pelaku membeli secara eceran LPG subsidinya, kemudian memindahkan ke 5abung LPG non subsidi guna dijual kembali debgan murah seharga Rp 130 rupiah per tabung untuk mendapatkan keuntungan,” ujar Kompol Andy, dikutip Sabtu (10/9).

Kegiatan ilegal yang telah berjalan selama dua tahun ini sudah mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp2,6 miliar.

Tersangka MN dan S meraih keuntungan hingga Rp24 juta per bulan, sementara tersangka OHB dan AY menerima pendapatan Rp3 juta per bulan.

Penangkapan para tersangka berawal saat Unit Tipidter Satreskrim Polres Pasuruan curiga pada sebuah mobil pikap bermuatan tabung LPG di Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Ketika dilaksanakan pengecekan barcode atau kode batang pada segel tabung, petugas kepolisian menemukan ketidakcocokan data yang mengacu pada pemalsuan dokumen distribusi.

Dari pengungkapan tersebut, pihak kepolisian melaksanakan pengembangan sehingga menemukan sebuah gudang di Kecamatan Puspo yang jadi lokasi pengoplosan tabung gas LPG.

Polisi juga berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti, diantaranya 45 tabung LPG 12 kilogram berisi, 6 tabung LPG 12 kilogram kosong, dan 162 tabung LPG subsidi 3 kilogram, selang yang dipakai untuk memindahkan gas, dan sebuah kendaraan pikap.

Akibat perbuatannya, para tersangka disangkakan Pasal 54 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang ketentuannya telah diubah dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Para tersangka diancam hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 Miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Penulis: Lohk Mahfud / Kontributor

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita PasuruanKabupaten PasuruanPasuruanPolres Pasuruan
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Komplotan begal motor.

2 Komplotan Begal Motor di Malang Ditangkap Pasca Rampas Kendaraan Mahasiswa, Pelaku Lain Diburu usai Kabur

by Dwi Linda
05/06/2026 6:31 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Polresta Malang Kota menangkap dua pelaku diduga komplotan begal motor bersenjata celurit pada 1 Juni 2026. Mereka...

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

by Dwi Linda
03/06/2026 10:00 AM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Proses penyelidikan kasus dugaan penusukan siswi MTs di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, terus bergulir. Siswi MTs di...

Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

by Dwi Linda
30/05/2026 6:31 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Dugaan kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah Kota Pasuruan. Kali ini empat...

Perkosa.

Remaja di Malang Diduga Perkosa Teman saat Tidur Pulas, Polisi Periksa Saksi-Saksi 

by Dwi Linda
30/05/2026 4:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Insiden dugaan pemerkosaan menimpa seorang remaja berinisial SA, 18, warga Kota Malang, pada Sabtu dini hari (23/05/2026),...

Next Post
Bupati Tulungagung.

KPK Resmi Tetapkan Bupati Tulungagung dan Ajudannya sebagai Tersangka Kasus Pemerasan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID