PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Bupati Probolinggo, dr. H. Muhammad Haris, M.Kes Gus Harris) bicara jembatan dan infrastruktur rusak hingga isu LPG langka di Hari Jadi Kabupaten Probolinggo 2026 (Hajakapro 2026).
Seremoni Hari Jad Ke-280 Kabupaten Probolinggo (Hajakapro) 2026 ditandai penekanan tombol sirine, sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun selama sepekan ke depan.
Bupati menyampaikan bahwa usia ke-280 tahun menunjukkan perjalanan panjang Kabupaten Probolinggo dalam berkembang menjadi daerah yang semakin maju.
“Ini bukan masa yang sebentar, tetapi proses panjang hingga Kabupaten Probolinggo berkembang sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia menegaskan, kekuatan sebuah daerah tidak hanya berasal dari sejarah, tetapi juga dari kerja keras masyarakatnya.

“Daerah akan menjadi besar dan kuat karena masyarakatnya tidak pernah berhenti bekerja keras. Membangun Probolinggo bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat,” tegasnya.
Acara peresmian ini turut dihadiri Wakil Bupati Probolinggo, Ketua MUI Kabupaten Probolinggo, jajaran Batalyon Bramayuda, serta Ibu-ibu PKK Kabupaten Probolinggo.
Potensi Besar: Religius, Budaya, dan Alam
Kabupaten Probolinggo dikenal sebagai daerah religius dengan sekitar 326 pesantren serta banyaknya kyai dan ulama. Keberadaan Suku Tengger juga menjadi bagian penting dalam kekayaan budaya daerah.
Secara administratif, Kabupaten Probolinggo memiliki luas 1.696 km² yang terdiri dari 24 kecamatan dan 330 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk hampir 1,2 juta jiwa.
Selain itu, Probolinggo memiliki kontur wilayah yang lengkap, mulai dari dataran rendah hingga pegunungan, bentangan pantai, tanah subur, hingga kekayaan alam seperti danau dan air terjun. Gunung Bromo, Lamongan, dan Argopuro menjadi ikon alam yang dimiliki, serta situs sejarah seperti Candi Jabung dan Candi Kedaton yang memperkuat nilai kultural daerah.
Tangguh Hadapi Bencana dan Cuaca Ekstrem
Pelaksanaan Hajakapro 2026 digelar secara sederhana dan penuh hikmah, mengingat kondisi cuaca ekstrem dan bencana yang terjadi belakangan ini.
Bupati menyebutkan, dampak bencana menyebabkan kerusakan pada 28 jembatan dan 31 titik infrastruktur. Pemerintah daerah berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan.
“Kondisi ini menjadikan kita semakin kuat untuk bangkit,” katanya.
Tak hanya itu, Bupati Probolinggo juga menyampaikan terkait isu kelangkaan LPG 3 kilogram, pemerintah daerah telah melakukan langkah cepat melalui sidak serentak di 24 kecamatan bersama Forkopimca dan aparat kepolisian.
Pemkab juga telah berkoordinasi dengan Pertamina wilayah Jember hingga Malang. Distribusi LPG tercatat mencapai sekitar 400 ribu tabung, ditambah 32 ribu tabung tambahan.
Ke depan, operasi pasar akan digelar di setiap kecamatan untuk menjaga ketersediaan. Bupati juga mengimbau ASN dan masyarakat mampu agar tidak menggunakan LPG 3 kilogram yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku UMKM.
Fokus Keamanan dan Pemberdayaan Lokal
Selain itu, Bupati turut menyoroti isu keamanan seperti begal dan aktivitas debt collector. Pemerintah daerah bersama kepolisian akan meningkatkan penerangan jalan umum (PJU) serta memperkuat keamanan lingkungan melalui pengaktifan kembali siskamling.
Dukungan juga datang dari Batalyon Bramayuda yang turut melakukan patroli.
Dalam rangkaian Hajakapro, pemerintah juga mendorong pemberdayaan potensi lokal. Berbagai kegiatan akan melibatkan musisi lokal, pelaku seni, budaya, serta UMKM asli Probolinggo.
Komunitas seperti ontel, motor, hingga vespa juga dilibatkan sebagai bagian dari upaya mengangkat potensi daerah.
“Kami ingin seluruh potensi lokal bisa tampil dan berkembang melalui momentum ini,” pungkasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap seluruh rangkaian Hajakapro 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan setiap kegiatan yang telah disiapkan selama sepekan ke depan, dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan semangat kebersamaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Umi Kulsum/ Kontributor
Editor: Darmadi Sasongko








