PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kecelakaan beruntun Trailer Rem Blong menewaskan 4 Orang di Probolinggo. Kecelakaan maut beruntun terjadi di jalur Lumajang–Probolinggo, tepatnya di perlintasan rel kereta api Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Insiden ini melibatkan sejumlah kendaraan dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia serta satu korban mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk trailer Nissan bernopol B-9625-UEJ melaju dari arah selatan ke utara. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan berat tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Dalam kondisi tidak terkendali, truk terus melaju hingga menghantam kendaraan di depannya. Mobil pertama yang tertabrak adalah sedan Toyota Limo bernopol AG-1644-EG yang dikemudikan Sutrisno bersama tiga penumpang. Jarak yang terlalu dekat membuat benturan keras tidak dapat dihindari.
Benturan tersebut menjadi awal dari rangkaian tabrakan beruntun. Setelah menghantam sedan, laju truk trailer tidak berhenti dan kembali menabrak pikap Daihatsu Granmax bernopol P-8361-GL yang berada di jalur yang sama.
Tak sampai di situ, kendaraan besar tersebut kembali menghantam pikap bernopol N-8387-YH di depannya. Rantai tabrakan terus berlanjut ketika truk trailer tersebut juga menabrak minibus Toyota Hi-Ace bernopol P-7022-QB.
Di bagian paling depan, sebuah truk tractor head Hino bernopol T-9698-TA yang melaju searah ikut terdampak setelah dihantam dari belakang oleh kendaraan yang terdorong akibat tabrakan sebelumnya.
Seluruh kendaraan diketahui berada dalam satu jalur dan satu arah, sehingga efek domino tidak dapat dihindari. Tidak adanya ruang untuk menghindar membuat kendaraan di depan menjadi korban beruntun saat truk kehilangan kendali.
“Seluruhnya berjalan searah. Ketika rem trailer tidak berfungsi, kendaraan di depannya langsung menjadi titik tumbuk beruntun,” ujar Aditya.
Seorang saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa korban meninggal dunia berasal dari satu keluarga yang berada di dalam mobil sedan. Bahkan, salah satu korban diketahui masih berusia sekitar empat tahun.
“Ada anak kecil juga yang jadi korban, masih sekitar 4 tahun. Semua di dalam mobil itu,” ungkap saksi.
Akibat kejadian tersebut, sedan Toyota Limo menjadi kendaraan yang mengalami dampak paling fatal karena berada tepat di depan saat insiden bermula. Empat orang di dalamnya dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, kendaraan lain mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda, dan satu korban dari pengemudi pikap dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr Moch Saleh.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan trailer yang diduga mengalami kegagalan pengereman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Umi Kulsum
Editor: Darmadi Sasongko








