BLITAR, Tugujatim.id – Suasana duka menyelimuti peristirahatan terakhir empat anggota keluarga korban Laka maut Probolinggo asal Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Minggu (19/4/2026) sore.
Satu silsilah keluarga yang menjadi korban kecelakaan maut di Probolinggo tersebut dimakamkan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.
Keempat korban meninggal dunia adalah pasangan suami istri Sutrisno (60) dan Sri Budiyatni (60), putri mereka Devica Friskiara (29), serta sang cucu Giovano Malik Ibrahim (3).
Niat Jagong Bayi Berujung Duka
Adik kandung Sutrisno, Riyanto, menuturkan bahwa perjalanan kakaknya ke Banyuwangi bertujuan untuk menghadiri acara keluarga atau jagong bayi.
Rombongan tersebut berangkat pada Jumat sore dan bermaksud kembali ke Blitar pada Sabtu malam sebelum akhirnya mengalami musibah di perlintasan kereta api Malasan Wetan, Probolinggo.
“Ke Banyuwangi itu ke rumah keluarga, ada acara jagong bayi. Memang satu keluarga berangkat semua, kecuali anak bungsunya,” ungkap Riyanto.
Riyanto mengenang sosok kakaknya sebagai pribadi yang ulet. Dalam kesehariannya, almarhum Sutrisno dikenal luas oleh warga sebagai pekerja di bidang biro jasa.
Pertemuan terakhir Riyanto dengan sang kakak terjadi sekitar sepekan yang lalu dalam suasana yang sangat hangat.
“Terakhir ketemu seminggu yang lalu. Waktu itu ketemu di rumah saya, kakak saya bersama cucunya,” kenangnya.
Pemakaman Satu Liang Lahat
Kepala Desa Jeblog, Arba Hidayatulloh, mengonfirmasi bahwa seluruh jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi. Pihak pemerintah desa dan warga telah menyiapkan pemakaman dalam satu liang lahat sejak pagi hari.
Tragedi ini menyisakan satu anggota keluarga yang selamat, yakni putra bungsu Sutrisno yang berusia 23 tahun, lantaran tidak ikut dalam rombongan perjalanan ke Banyuwangi.
Hingga Minggu malam, suasana di rumah duka Desa Jeblog masih tampak ramai oleh pelayat.
Seperti diwartakan, kecelakaan maut tersebut terjadi di perlintasan kereta api Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 23.30 WIB.
Mobil yang ditumpangi keluarga korban tengah berhenti mengantre di perlintasan saat sebuah truk trailer yang diduga mengalami rem blong menghantam dari arah belakang.
Benturan keras tersebut mengakibatkan kendaraan korban ringsek parah dan memicu tabrakan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan lain di lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Moch. Luki Azhari
Editor: Darmadi Sasongko








