SURABAYA, Tugujatim.id – Tidak hanya di restoran besar, Kota Surabaya tetap menjadi spot berburu kuliner enak untuk menggeliatkan UMKM kaki lima yang justru menjadi daya tarik tersendiri bagi warga lokal maupun wisatawan. Karena itu, Tugu Jatim merekomendasikan lokasi berburu kuliner kaki lima di Surabaya yang enak dan hits.
Surabaya dikenal sebagai kota yang tidak pernah kehabisan pilihan kulinernya. Salah satunya kuliner UMKM yang dijual secara kaki lima di Surabaya. Mulai dari di CFD Taman Bungkul, Tugu Pahlawan Pagi, Kya-Kya Kembang Jepun, Pasar Malam Kodam, dan Jalan Tunjungan.
Baca Juga: Rawon Pak Pangat: Legenda Kuliner Surabaya yang Endul dan Autentik
Daftar Kuliner Kaki Lima di Surabaya yang Enak
Rekomendasi kuliner kaki lima di Surabaya ini memang jadi spot yang menarik bagi keluarga, apalagi buat anak muda. Yuk, simak ulasannya!
1. CFD Taman Bungkul

Rekomendasi pertama ada Car Free Day (CFD) Taman Bungkul. Lokasi ini cocok untuk menikmati weekend-mu dengan berburu kuliner UMKM kaki lima sambil berwisata.
Setiap minggu pagi, Taman Bungkul kerap dijadikan area car free day dengan berbagai kegiatan dan hiburan yang selalu ditampilkan di dalamnya. Tidak hanya itu, berbagai pilihan kuliner tradisional, modern, lokal, hingga mancanegara juga dijual di sini. Uniknya lagi, segala macam makanan yang juga viral kerap kali mudah dijumpai di CFD Taman Bungkul ini.
Sangat cocok untuk liburan keluarga sambil berburu kuliner enak ditemani dengan hiburan yang juga hadir di CFD Taman Bungkul.
2. Tugu Pahlawan Pagi

Rekomendasi kedua ada Tugu Pahlawan Pagi. Sama seperti CFD Taman Bungkul, lokasi yang kerap disebut TP Pagi ini juga menjajakan berbagai macam kuliner kaki lima di Surabaya setiap hari Minggu pagi.
Lokasi yang kerap dijadikan pilihan liburan keluarga satu ini menyajikan berbagai macam makanan kaki lima yang dijual dengan harga yang murah dan tentunya pilihan makanannya bervariasi. Lokasi ini cocok untuk kamu kunjungi sembari menikmati liburan berkunjung ke monumen Tugu Pahlawan Surabaya.
3. Kya-Kya Kembang Jepun
Tak ketinggalan, Kya-Kya Kembang Jepun yang dikenal sebagai kawasan pecinan Surabaya juga menjadi spot kuliner malam yang legendaris. Berbagai makanan khas Tionghoa hingga jajanan lokal bisa ditemukan di sini, menghadirkan perpaduan budaya yang unik dalam setiap hidangan.
Pasar Malam Kya-Kya Kembang Jepun ini buka setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu mulai pukul 6 malam hingga 10 malam. Tak jarang, lokasi ini juga menghadirkan pertunjukan kesenian pecinan yang menjadi suguhan untuk kamu menikmati kuliner di area ini.
4. Pasar Malam Kodam

Bagi pecinta kuliner malam, Pasar Malam Kodam Brawijaya menjadi pilihan yang tak boleh dilewatkan. Di sini, pengunjung dapat menikmati berbagai makanan khas kaki lima seperti nasi campur, mie goreng, jajanan tradisional, modern, hingga kuliner yang viral-viral semua ada di sini.
Selain kuliner, suasana pasar malam yang meriah juga menjadi daya tarik tersendiri. Cocok untuk jadi lokasi nongkrong bersama teman-temanmu sembari menikmati angin malam yang sejuk.
5. Jalan Tunjungan

Bergeser ke kawasan pusat kota, ada Jalan Tunjungan yang kini semakin hidup di malam hari. Selain dikenal sebagai kawasan bersejarah, Tunjungan juga dipenuhi pedagang kaki lima yang menawarkan jajanan khas seperti sempol, sosis, tahu tek, pentol hingga jajanan lainnya.
Lampu-lampu kota yang menghiasi langit jalanan Tunjungan menambah suasana klasik sekaligus modern di area ini. Selain untuk menikmati kuliner, lokasi ini juga cocok untuk menjadi spot foto estetik untuk menjadi postingan di media sosial atau hanya disimpan sebagai kenang-kenangan.
Selain menawarkan harga yang ramah di kantong, kuliner kaki lima juga mencerminkan kekayaan budaya lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi. Inilah yang menjadikan pengalaman kuliner di Surabaya terasa lebih hangat dan autentik.
Baca Juga: Depot Kayutangan Malang, Kuliner Legendaris Selalu Ramai Pengunjung.
Dengan terus mendukung UMKM, masyarakat turut berperan dalam menjaga keberlangsungan usaha kecil sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Sebagai penutup, itulah kelima lokasi berburu kuliner kaki lima di Surabaya, menikmati kuliner di sana bukan sekadar soal mengisi perut, tetapi juga tentang merasakan denyut kehidupan kota yang sesungguhnya. Kehadiran para pelaku UMKM ini juga menjadi bukti nyata bahwa sektor ekonomi kecil mampu bertahan dan terus berkembang di tengah arus modernisasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Devi Ismayanti/Magang
Editor: Dwi Lindawati








