MALANG, Tugujatim.id – Long weekend Idul Adha jadi momen yang pas buat wisata kuliner bersama keluarga maupun teman. Kalau biasanya wisatawan langsung identik dengan bakso, ternyata masih banyak Kuliner Malang Legendaris lain yang nggak kalah terkenal dan sudah eksis sejak puluhan tahun lalu.
Mulai dari makanan berat, sate, rawon, hingga jajanan tradisional, beberapa tempat makan ini selalu ramai pembeli saat musim liburan. Selain punya cita rasa khas, suasana tempat makannya juga masih mempertahankan nuansa lawas yang bikin nostalgia.
Beberapa rekomendasi Kuliner Malang Legendaris yang wajib dicoba saat long weekend di antaranya Pos Ketan Legenda 1967, Pecel Kawi Hj. Musilah, Warung Sate Gebug 1920, hingga Warung Puthu Lanang yang terkenal sejak dulu.
Nah, buat kamu yang lagi bingung mau kulineran ke mana selama libur panjang, berikut rekomendasinya!
1. Pos Ketan Legenda 1967
Saat malam tiba di Kota Batu, Pos Ketan Legenda 1967 menjadi salah satu destinasi kuliner yang ramai didatangi wisatawan. Tempat legendaris ini dikenal dengan menu ketan hangat yang disajikan dengan beragam pilihan topping seperti susu, keju, meses, cokelat, hingga durian.
Meski terlihat sederhana, rasa ketannya yang gurih dengan tekstur lembut membuat banyak wisatawan rela antre demi berlangganannya. Kombinasi topping manis dan ketan hangat juga jadi alasan kenapa kuliner ini masih populer sampai sekarang.
Selain jadi favorit wisatawan luar kota, tempat ini juga sering dijadikan lokasi nongkrong malam karena suasananya yang ramai dan berada di sekitar kawasan Alun-Alun Batu.
Lokasinya berada di kawasan Alun-Alun Batu dan cukup mudah dijangkau wisatawan. Tempat makan ini juga menyediakan area duduk yang cukup luas meskipun biasanya tetap ramai saat akhir pekan maupun musim liburan.
– Jam operasional: pukul 10.00–15.00 WIB dan 15.00–23.00 WIB
– Harga: mulai Rp6.000 hingga Rp16.000 per porsi
2. Pecel Kawi Hj. Musilah
Pecel Kawi Hj. Musilah dikenal sebagai salah satu tempat makan pecel legendaris yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu di Kota Malang. Tempat ini terkenal dengan bumbu pecelnya yang memiliki cita rasa khas dengan perpaduan gurih, manis, dan aroma rempah yang cukup kuat.
Selain menu pecel sayur, pengunjung juga bisa memilih berbagai lauk tambahan seperti empal, ayam goreng, telur, hingga paru goreng yang membuat menu semakin lengkap dan mengenyangkan.
Suasana tempat makannya juga masih mempertahankan konsep sederhana khas warung lawas sehingga memberikan kesan nostalgia bagi pelanggan yang datang.
Kuliner legendaris ini terletak di Jl. Kawi Kios No.43B, wilayah Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.
– Jam operasional: pukul 06.30–17.00 WIB
– Harga: mulai Rp25.000 hingga Rp50.000 per orang
Baca Juga : Wajib Coba! 10 Kuliner Long Weekend Malang yang Legendaris Buka 24 Jam, No 3 Antre 2 Jam
3. Warung Lama H.Ridwan
Warung makan legendaris ini terkenal dengan menu rawon dan aneka masakan rumahan khas Jawa Timur yang memiliki cita rasa autentik. Banyak pelanggan datang untuk menikmati masakan tradisional dengan suasana tempat makan yang tetap mempertahankan nuansa jadul.
Selain rawon, tersedia juga beberapa menu lauk rumahan lain yang cocok disantap bersama nasi hangat. Cita rasa masakannya yang khas membuat tempat ini tetap menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan hingga saat ini.
Nuansa klasik pada interior warung juga membuat banyak pengunjung merasa seperti bernostalgia dengan suasana kuliner tempo dulu di Kota Malang.
Lokasinya berada di Jl. Pasar Besar 16, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.
– Jam operasional: pukul 07.00–16.00 WIB
– Harga: mulai Rp25.000 hingga Rp50.000 per orang
4. Warung Sate Gebug 1920
Warung Sate Gebug 1920 menjadi salah satu kuliner sate legendaris yang sudah terkenal sejak tahun 1920. Nama “gebug” berasal dari teknik pengolahan daging yang dipukul terlebih dahulu sebelum dibakar agar teksturnya menjadi lebih empuk.
Daging sate di tempat ini terkenal lembut dengan perpaduan bumbu manis gurih khas sate tradisional Jawa Timur. Aroma sate yang dibakar langsung juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Meski sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu, tempat makan ini masih ramai pelanggan dan sering jadi tujuan wisata kuliner saat liburan di Malang.
Warung sate legendaris ini beralamat di kawasan Jl. Jenderal Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur
– Jam operasional: pukul 08.00–16.30 WIB dan tutup setiap hari Jumat
– Harga: mulai Rp25.000 hingga Rp50.000 per orang
5. Depot Pangsit Mie Bromo Pojok
Bagi pecinta mie ayam, Depot Pangsit Mie Bromo Pojok jadi salah satu tempat makan yang wajib dicoba saat berkunjung ke Malang.
Tempat makan ini terkenal dengan sajian mie ayam dan pangsit yang memiliki rasa gurih dengan topping ayam yang cukup berlimpah. Tekstur mienya juga terkenal lembut sehingga cocok dinikmati saat cuaca dingin khas Kota Malang.
Selain mie ayam, tersedia juga menu pangsit goreng maupun pangsit kuah yang cukup populer di kalangan pelanggan.
– Tempat makan ini dapat ditemukan di kawasan Jl. Patimura No.53, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.
– Jam operasional: pukul 09.00–18.00 WIB
– Harga: mulai Rp25.000 hingga Rp50.000 per orang
Libur panjang Idul Adha memang paling cocok dipakai buat jalan-jalan sekaligus kulineran. Setelah puas berwisata di Malang, mampir ke deretan Kuliner Malang Legendaris bisa jadi pengalaman seru yang sayang dilewatkan.
Mulai dari makanan berat, jajanan tradisional, hingga kuliner malam yang selalu ramai pembeli, semuanya punya cita rasa khas yang bikin banyak orang rela datang lagi saat liburan berikutnya. Jadi, kalau lagi di Malang saat long weekend, jangan cuma cari bakso aja ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Annisa Syalsyavia/Magang
Editor: Mochamad Abdurrochim








