JAKARTA, Tugujatim.id – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan meraih penghargaan HR Asia Best Company to Work For in Asia 2026. Penghargaan tersebut menjadi yang kedelapan kalinya diraih Pegadaian sebagai salah satu perusahaan dengan lingkungan kerja terbaik di Asia.
Penghargaan bergengsi dari HR Asia itu diberikan dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (05/06/2026). Capaian tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pegadaian dalam membangun budaya kerja yang positif, inklusif, dan mampu mendorong pengembangan talenta terbaik di Indonesia.
Baca Juga: Jangan Ketinggalan! Ada Special Offer Cicil Emas 100 Gram di Pegadaian Mojokerto
Tidak hanya mempertahankan predikat sebagai tempat kerja terbaik, tahun ini Pegadaian juga berhasil memborong lima penghargaan sekaligus. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang meraih empat kategori penghargaan.
Lima penghargaan yang diraih meliputi HR Asia Best Company to Work For in Asia 2026 Indonesia Chapter, HR Asia Diversity, Equity and Inclusion Awards 2026, HR Asia Tech Empowerment Awards 2026, HR Asia People Transformation Awards 2026, serta HR Asia Sustainable Workplace Awards 2026.
Rangkaian penghargaan tersebut mencerminkan keberhasilan Pegadaian dalam menerapkan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang berfokus pada keberagaman, transformasi digital, pengembangan talenta, hingga penciptaan lingkungan kerja yang berkelanjutan.
Direktur Human Capital PT Pegadaian Tribuana Tunggadewi mengaku bersyukur atas penghargaan yang kembali diraih perusahaan. Menurut dia, apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh Insan Pegadaian untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, untuk kedelapan kalinya Pegadaian dinobatkan sebagai Best Company to Work For in Asia. Penghargaan ini menjadi komitmen sekaligus motivasi bagi kami untuk terus bergerak maju dalam mengEMASkan Indonesia dan memberikan layanan terbaik kepada nasabah dengan sepenuh hati,” ujarnya.
Dewi menambahkan, Pegadaian terus memperkuat implementasi Employee Value Proposition (EVP) yang terukur guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan karier seluruh karyawan.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya Ahmad Zaenudin menilai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan perusahaan dalam membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus dorongan bagi seluruh karyawan, khususnya di wilayah Kanwil XII Surabaya, untuk terus meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan kualitas layanan kepada nasabah.
“Kami percaya lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan mendukung pengembangan talenta akan melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan maupun masyarakat,” kata Ahmad Zaenudin.
Dia menegaskan bahwa Pegadaian akan terus mendukung berbagai program transformasi perusahaan, pengembangan talenta, serta penguatan budaya kerja yang sejalan dengan nilai-nilai perusahaan agar tetap menjadi institusi keuangan yang modern dan terpercaya.
Saat ini Pegadaian memiliki lebih dari 14.000 karyawan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Seluruh karyawan bekerja dalam lingkungan yang mengedepankan kolaborasi tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras, maupun budaya.

Budaya kerja yang adaptif juga menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi besar perusahaan, mulai dari digitalisasi layanan, pengembangan produk, hingga pembaruan budaya organisasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Transformasi tersebut turut mendorong pertumbuhan bisnis Pegadaian, termasuk melalui pengembangan ekosistem bulion lewat layanan Bank Emas Pegadaian yang mendapat pengakuan nasional. Selain itu, perusahaan juga berhasil memperluas jangkauan bisnis ke tingkat internasional dengan membuka outlet luar negeri pertamanya di Timor-Leste. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








