JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) sebagai penggerak ekonomi desa. Selain disiapkan untuk membantu penyerapan gabah petani, koperasi juga akan menjadi bagian dari rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait mengatakan, koperasi memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan melalui penguatan ekonomi berbasis desa.
“Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, dan mengurangi ketimpangan pendapatan. Karena itu, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.
Menurut Gus Fawait, KD/KMP tidak dibentuk untuk bersaing dengan pelaku usaha swasta maupun toko kelontong milik masyarakat. Sebaliknya, koperasi hadir untuk mengisi ruang-ruang ekonomi yang belum terlayani secara optimal sekaligus memperkuat rantai distribusi komoditas desa.
Sebagai langkah penguatan, Pemkab Jember akan mendorong KD/KMP berperan dalam menjaga stabilitas harga gabah melalui kerja sama dengan Bulog. Melalui skema tersebut, koperasi diharapkan dapat membantu penyerapan hasil panen petani sehingga harga gabah tetap sesuai ketentuan pemerintah dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani.

Selain itu, KD/KMP juga diproyeksikan menjadi bagian dari rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk pertanian dan komoditas unggulan desa akan diserap melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
“Dengan penguatan koperasi, kami ingin memastikan hasil produksi masyarakat memiliki akses distribusi yang lebih baik dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa,” kata Gus Fawait.
Untuk mendukung operasional koperasi, Pemerintah Kabupaten Jember turut menyiapkan 48 armada yang terdiri atas 23 unit truk dan 25 unit kendaraan pick up.
Armada tersebut akan dimanfaatkan untuk memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat sekaligus memperkuat fungsi koperasi dalam mendukung aktivitas ekonomi desa.
Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember, Rifqi Muhammad Syuhada, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Jember terus berjalan sesuai target.
Menurutnya, target awal pembentukan koperasi yang menjadi tanggung jawab Kodim telah tercapai 100 persen pada 42 titik. Capaian tersebut menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah desa dalam mempercepat pelaksanaan program.
Ia berharap keberadaan koperasi yang didukung armada operasional tersebut mampu memperkuat distribusi hasil produksi masyarakat, menjaga stabilitas harga komoditas pertanian, serta menjadi motor penggerak ekonomi desa di Kabupaten Jember. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Feni Yusnia
Editor: Mochamad Abdurrochim








