BLITAR, Tugujatim.id – Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, memasuki hari kedua, Jumat (12/06/2026). Hingga sore hari, upaya penyisiran yang dilakukan tim gabungan masih belum membuahkan hasil (nihil).
Berdasarkan data resmi mutakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, identitas korban yang masih dalam proses pencarian adalah Mariam (9), warga Desa Kemendung, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.
Sementara itu, satu korban lainnya yakni Azalia (10) dinyatakan selamat dan telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bakung.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menjelaskan bahwa tim gabungan telah memperluas radius penyisiran di sepanjang jalur darat hingga sejauh 3 kilometer dari titik lokasi kejadian.
“Kegiatan pencarian hari kedua dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit) darat. Jarak pencarian dari lokasi sejauh 3 kilometer ke arah barat sampai Pantai Umbul Waru, dan ke arah timur sampai dengan Pantai Tambakrejo. Hasil pencarian hari kedua masih nihil,” ujar Wahyudi saat dihubungi Tugu Jatim.
Baca Juga : 3 Santri Terseret Ombak di Pantai Pangi Blitar saat Outing Class, Satu Korban Hilang
Terkendala Gelombang Tinggi dan Medan Tebing
Wahyudi mengungkapkan, tim gabungan belum bisa memaksimalkan pencarian lewat jalur laut sepanjang hari ini karena faktor cuaca ekstrem yang membahayakan keselamatan personel.
“Kendala utama kami tidak menurunkan SRU air dikarenakan gelombang tinggi. Selain itu, kondisi medan darat yang berupa bebatuan tebing juga menjadi kendala tersendiri bagi personel di lapangan,” ungkapnya.
BPBD juga memberikan imbauan keras kepada masyarakat maupun wisatawan di sekitar pantai agar tidak melakukan aktivitas berenang karena karakteristik ombak pesisir selatan yang sedang tinggi.
Fokus Penyisiran Dilanjutkan Sabtu Pagi
Operasi penyelamatan skala besar ini melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai unsur. Di antaranya BPBD Kabupaten Blitar, Basarnas, Kamladu Tambakrejo, Polsek Bakung, Koramil Bakung, RESOB, hingga relawan individu.
Mengingat kondisi cuaca dan visibilitas yang tidak memungkinkan menjelang malam hari, operasi pencarian dihentikan sementara dan akan kembali digencarkan esok hari.
“Kegiatan pencarian oleh tim gabungan akan dilanjutkan besok, Sabtu (13/6/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Besok, pembagian SRU dilakukan saat apel. Kalau situasi memungkinkan sebelum jam tujuh pagi, SRU air bisa berangkat lebih awal untuk penyisiran, menyesuaikan kondisi gelombang,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, laka laut ini menimpa rombongan outing class Ponpes Muhammadiyah Markas Quran Kediri di Pantai Pangi Blitar pada Kamis (11/06/2026) siang.
Dua santri terseret ombak besar pesisir selatan saat bermain di tepi pantai, di mana satu korban berhasil diselamatkan sementara satu santriwati lainnya hingga kini masih hilang terhanyut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : M. Luki Azhari
Editor: Mochamad Abdurrochim







