SURABAYA, Tugujatim.id – Rute Surabaya-Malang menjadi salah satu jalur perjalanan paling sibuk di Jawa Timur. Setiap hari, ribuan orang melakukan perjalanan untuk keperluan kerja, kuliah, bisnis, hingga wisata. Tak heran jika pilihan transportasi Surabaya Malang semakin beragam, mulai dari kereta api hingga bus antarkota.
Bagi banyak penumpang, pertimbangan utama bukan cuma soal kenyamanan, tetapi juga biaya perjalanan. Lalu, jika dibandingkan dari sisi pengeluaran, mana yang lebih hemat antara bus dan kereta api untuk perjalanan Surabaya-Malang? Yuk simak, kali ini Tugu Jatim bakal kasih ulasannya.
Baca Juga: Kereta Lokal Favorit Warga Malang yang Tetap Ramai meski Banyak Moda Transportasi Baru
Kereta Api Lebih Cepat dan Nyaman untuk Perjalanan Antar Kota
Kereta api masih menjadi salah satu transportasi favorit bagi penumpang untuk rute Surabaya-Malang. Selain memiliki jadwal yang relatif pasti, perjalanan dengan kereta juga menawarkan kenyamanan lebih karena penumpang tidak perlu menghadapi kemacetan di jalan raya.
Beberapa kereta yang melayani rute ini antara lain KA Penataran, KA Dhoho, KA Jayabaya, hingga ada KA Arjuno Express. Untuk harga jenis-jenis kereta tersebut tentunya menawarkan tarif yang berbeda-beda tiap jenis keretanya seperti KA Penataran/Dhoho menawarkan tarif kisaran Rp.10.000 sampai Rp24.000, kemudian Jayabaya dengan pilihan ada ekonomi new generation atau eksekutif dengan dengan tarif mulai dari Rp55.000 hingga Rp380.009, dan yang terakhir ada Arjuno Ekspress dengan tarif Rp65.000 hingga Rp75.000.
Waktu tempuh perjalanan menggunakan kereta umumnya sekitar 2 hingga 3 jam, tapi dengan kereta Arjuno Express, waktu tempuh Surabaya-Malang tepatnya di Lawang bisa kamu jangkau dengan waktu 1 jam 31 menit. Meski terkadang lebih lama dibanding kendaraan pribadi melalui jalan tol, perjalanan dengan kereta terbilang lebih santai karena penumpang dapat beristirahat tanpa harus memikirkan kondisi lalu lintas.
Keunggulan lain adalah fasilitas yang cukup memadai. Kereta api menyediakan tempat duduk yang nyaman, toilet, serta ruang gerak yang lebih leluasa dibanding sebagian angkutan darat lainnya. Ditambah perjalanan yang mereka tawarkan sudah terjadwal jadi penumpang tidak perlu mengira-ngira pukul berapa mereka akan sampai pada tujuan.
Bus Surabaya-Malang Menawarkan Hanya Satu Tarif
Selain kereta api, bus menjadi pilihan transportasi yang banyak digunakan masyarakat. Saat ini terdapat berbagai layanan jenis bus non ekonomi yang melayani rute Surabaya-Malang, mulai dari Dana Dhasih, Hafana, Haz, Kalisari, Laksana Anda, Medali Mas, Menggala, Restu Abadi, Tentrem yang dilansir dari instagram resmi @terminalpurabaya_ harga layanan bus Surabaya-Malang dikenakan sebesar Rp40.000.
Salah satu keunggulan bus adalah fleksibilitas titik keberangkatan dan tujuan. Penumpang tidak harus menuju stasiun terlebih dahulu karena banyak bus yang berangkat dari terminal maupun titik-titik pemberhentian tertentu di dalam kota.
Selain itu, frekuensi keberangkatan bus juga cukup tinggi. Dalam waktu setiap 30 menit dan beroperasi 24 jam, tersedia armada yang siap mengangkut penumpang menuju Malang maupun Surabaya.
Namun, waktu tempuh bus relatif lebih sulit diprediksi. Pada kondisi lalu lintas lancar, perjalanan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2 hingga 3 jam. Akan tetapi saat akhir pekan, musim liburan, atau jam sibuk, perjalanan bisa memakan waktu lebih lama akibat kemacetan.
Perbandingan Biaya, Mana yang Lebih Murah?
Jika fokus utama adalah penghematan biaya, kereta api masih menjadi pilihan yang lebih ekonomis untuk sebagian besar penumpang. Dengan tarif mulai sekitar Rp10.000 hingga Rp380.000 ribu, kereta punya tarif perjalanan yang lebih rendah menggunakan kereta seperti Dhoho/Penataran dibanding layanan bus.
Dari Segi Waktu, Kereta Lebih Konsisten
Banyak penumpang memilih kereta karena jadwal keberangkatan dan kedatangannya lebih konsisten. Kereta berjalan di jalurnya sendiri sehingga tidak terpengaruh kemacetan lalu lintas. Hal ini berbeda dengan bus yang harus berbagi jalan dengan kendaraan lain. Saat terjadi kepadatan kendaraan, waktu tempuh bis bisa jauh lebih lama.
Bagi pekerja atau mahasiswa yang harus tiba tepat waktu, kereta sering kali menjadi pilihan yang lebih dapat diandalkan. Sementara bus lebih cocok bagi penumpang yang mengutamakan fleksibilitas lokasi keberangkatan dan tidak terlalu terikat jadwal ketat.
Kapan Sebaiknya Memilih Bus?
Meski kereta lebih hemat dari sisi tarif, bukan berarti bus tidak layak dipilih. Ada beberapa kondisi yang membuat bus menjadi opsi yang lebih praktis.
Baca Juga: Kereta Ekonomi Surabaya-Malang yang Tetap Nyaman untuk Perjalanan Harian
Pertama, ketika jadwal kereta yang tersedia tidak sesuai kebutuhan atau saat penumpang kehabisan tiket kereta dengan jadwal yang diinginkan, bus bisa menjadi opsi kedua karena jadwalnya yang tersedia per 30 menit dan beroperasi 24 jam.
Kedua, saat lokasi keberangkatan jauh dari stasiun sehingga biaya transportasi tambahan cukup besar. Ketiga, ketika penumpang membawa barang dalam jumlah banyak dan membutuhkan akses yang lebih dekat ke lokasi tujuan.
Pilihan Transportasi Disesuaikan Kebutuhan
Pada akhirnya, pilihan transportasi Surabaya Malang bergantung pada kebutuhan masing-masing penumpang. Jika mengutamakan biaya murah, kenyamanan, dan kepastian waktu, kereta api menjadi pilihan yang lebih unggul.
Namun jika membutuhkan fleksibilitas keberangkatan, lebih dekat dengan lokasi tujuan, atau menginginkan pilihan jadwal yang lebih banyak, bus tetap menjadi solusi yang bisa diandalkan.
Dengan mempertimbangkan tarif, waktu tempuh, dan kebutuhan perjalanan, masyarakat dapat memilih moda transportasi yang paling sesuai agar perjalanan antara Surabaya dan Malang menjadi lebih efisien, nyaman, dan tetap ramah di kantong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Devi Ismayanti/Magang
Editor: Dwi Lindawati







