JEMBER, Tugujatim.id — Kereta Api (KA) Pandalungan 2 relasi Jember–Gambir mulai menunjukkan tren positif setelah resmi beroperasi perdana pada 18 Juni 2026.
Dalam satu pekan perjalanan, sekaligus bertepatan dengan masa libur sekolah kereta api kelas eksekutif tersebut tercatat telah melayani ribuan pelanggan dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember.
Kehadiran KA Pandalungan 2 menjadi tambahan pilihan transportasi bagi masyarakat kawasan Tapal Kuda yang ingin melakukan perjalanan langsung menuju Jakarta tanpa perlu berpindah moda.
Layanan ini juga memperkuat konektivitas antara Jawa Timur bagian timur dengan pusat ekonomi nasional.
Pelanggan Satu Minggu Pertma KA Pandalungan 2 Capai 1.240 orang
Berdasarkan data operasional selama satu minggu pertama, pelanggan yang berangkat menggunakan KA Pandalungan 2 dari wilayah Daop 9 Jember mencapai 1.240 orang. Sementara pelanggan yang datang tercatat sebanyak 1.152 orang.
Secara keseluruhan, tingkat keterisian KA Pandalungan 2 pada seluruh relasi perjalanan mencapai 4.478 pelanggan atau sekitar 140 persen dari kapasitas reguler.
Angka tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan tempat duduk selama perjalanan, karena kursi yang kosong pada satu segmen perjalanan dapat digunakan kembali oleh penumpang di segmen berikutnya.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan antusiasme masyarakat menjadi tanda bahwa kebutuhan transportasi jarak jauh dari wilayah Jember dan sekitarnya masih cukup tinggi.
“Dalam satu minggu pertama operasionalnya, KA Pandalungan 2 mendapatkan respons yang positif dari masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan layanan transportasi yang andal dan terhubung dengan berbagai daerah masih sangat tinggi,” ujar Cahyo, Jumat (26/6/2026).
Sebelum menghadirkan KA Pandalungan 2, layanan KA Pandalungan sebelumnya telah mencatat performa yang cukup baik.
Sepanjang 2025, KA Pandalungan mengangkut sekitar 409.200 pelanggan. Tren tersebut berlanjut pada Januari hingga Mei 2026 dengan jumlah 173.977 penumpang.
Menurut KAI Daop 9 Jember, penambahan perjalanan dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi yang aman, nyaman, dan terbebas dari kepadatan lalu lintas.
Pada perjalanan perdana, antusiasme penumpang juga terlihat dari jumlah pelanggan yang berangkat dari Stasiun Jember mencapai 634 orang. Bahkan tingkat okupansi pada perjalanan tersebut mencapai 160 persen dari kapasitas tempat duduk.
KA Pandalungan 2 menggunakan rangkaian delapan kereta eksekutif berbahan stainless steel dengan kapasitas sekitar 400 kursi.
Jadwal Perjalanan KA Pandalungan 2
Kereta ini melayani perjalanan langsung melewati sejumlah kota besar di empat provinsi, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta.

Dari Stasiun Jember, KA Pandalungan 2 berangkat pukul 09.05 WIB dan tiba di Stasiun Gambir sekitar pukul 22.03 WIB dengan waktu tempuh hampir 13 jam.
Sementara perjalanan dari Gambir menuju Jember berangkat pukul 09.25 WIB dan tiba pukul 23.20 WIB.
Sepanjang perjalanan, kereta berhenti di sejumlah stasiun di jalur utara Pulau Jawa, antara lain Rambipuji, Tanggul, Klakah, Probolinggo, Pasuruan, Bangil, Sidoarjo, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Lamongan, Bojonegoro, Cepu, Ngrombo, Semarang Tawang, Pekalongan, Tegal, Cirebon, Cikarang, Jatinegara, hingga Gambir.
Cahyo menambahkan, keberadaan layanan tersebut tidak hanya memberikan kemudahan perjalanan, tetapi juga berpotensi mendukung aktivitas ekonomi di daerah yang dilalui.
“Kereta api memiliki keunggulan mulai dari ketepatan waktu, keselamatan, kenyamanan, hingga efisiensi mobilitas masyarakat. Selain itu, kereta api juga menjadi moda transportasi yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : M. Imron Fauzi
Editor: Mochamad Abdurrochim








