JAKARTA, Tugujatim.id – Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 diperingati Kementerian Sosial dengan menggelar upacara di halaman kantor Kemensos, Senin (29/06/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memimpin jalannya upacara sekaligus membacakan puisi berjudul “Keluarga” yang mengangkat makna keluarga serta pentingnya kehadiran negara bagi masyarakat.
Pada upacara itu, Gus Ipul membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
Menurutnya, keluarga menjadi lingkungan pertama yang membentuk karakter anak sekaligus benteng menghadapi perubahan sosial maupun perkembangan teknologi digital.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak. Kehadiran ayah dinilai berkontribusi besar dalam membangun karakter, memberikan rasa aman, serta menjaga kesehatan psikologis anak.
Puisi Tentang Keluarga dan Kehadiran Negara
Usai membacakan amanat, Gus Ipul mengajak seluruh peserta upacara merenungkan makna keluarga melalui puisi berjudul “Keluarga”. Di tengah terik matahari, seluruh peserta mengikuti pembacaan puisi dengan khidmat.

Dalam puisinya, Gus Ipul menggambarkan keluarga sederhana yang tetap bertahan di tengah keterbatasan. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan negara yang hadir melalui bantuan sosial, akses pendidikan, layanan bagi penyandang disabilitas, hingga pelayanan publik yang menghormati martabat masyarakat.
Salah satu penggalan puisi yang dibacakannya berbunyi:
“Bila kita membetulkan data, ingatlah: mungkin itu yang membuat seorang anak kembali sekolah.”
Melalui puisi tersebut, Gus Ipul mengajak seluruh insan Kementerian Sosial untuk terus menghadirkan pelayanan yang tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Harganas Jadi Momentum Perkuat Ketahanan Keluarga
Rangkaian upacara juga diisi dengan menyanyikan Mars BKKBN sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat pembangunan keluarga Indonesia.

Hari Keluarga Nasional diperingati setiap 29 Juni untuk mengenang momen ketika masyarakat Indonesia kembali berkumpul bersama keluarga setelah masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Peringatan Harganas bermula dari gagasan Kepala BKKBN saat itu, Haryono Suyono, yang kemudian mendapat persetujuan Presiden Soeharto dan pertama kali diperingati secara nasional di Lampung pada 1993.
Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional 2026, pemerintah kembali mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas melalui kasih sayang, pengasuhan, serta kepedulian terhadap setiap anggota keluarga. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Mochamad Abdurrochim








