SURABAYA, Tugujatim.id – Sopir truk trailer diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk di Jalan Raya Banjarsugihan, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Senin (06/07/2026). Akibatnya, truk trailer di Surabaya alami kecelakaan tunggal hingga tabrak pagar rumah warga.
Kapolsek Tandes Kompol Aspul Bhakti mengatakan, kecelakaan truk trailer di Surabaya yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB itu berawal saat kendaraan bernomor polisi L 8633 UW yang dikemudikan Misdi, 65, warga Tegal Rejo, Lawang, Kabupaten Malang, melaju dari arah Jalan Raya Manukan Kulon menuju Jalan Raya Benowo.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Trailer Rem Blong Tewaskan 4 Orang di Probolinggo
“Penyebab dari insiden tersebut adalah kurangnya kesadaran dikarenakan mengantuk saat berkendara,” kata Kompol Aspul.
Dia menjelaskan, truk trailer di Surabaya ini awalnya melaju dengan kecepatan sedang. Namun sesampainya di lokasi kejadian, sopir diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan keluar jalur, terperosok, kemudian menabrak pagar rumah milik Mansyur, seorang purnawirawan Polri.

“Tidak lama kemudian setiba di TKP, trailer tersebut terperosok dan berimbas mengenai pagar rumah milik warga atas nama Pak Mansyur, purnawirawan Polri,” ujarnya.
Pagar Rumah Rusak, Sopir Selamat
Akibat kejadian tersebut, pagar rumah warga mengalami kerusakan. Sementara itu, sopir trailer selamat dan tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. Proses evakuasi kendaraan berlangsung selama beberapa jam karena ukuran trailer yang besar. Dua unit forklift dikerahkan untuk menarik kendaraan dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Pengendara Sepeda Motor di Tuban Tewas Setelah Tabrak Truk Trailer Parkir di Tepi Jalan
Selama proses evakuasi, arus lalu lintas dari arah Benowo menuju pusat Kota Surabaya sempat mengalami kepadatan. Petugas kepolisian bersama Satpol PP Kecamatan Tandes melakukan pengaturan lalu lintas agar kemacetan tidak semakin panjang.
Kompol Aspul mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, untuk tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Hal ini akan berdampak buruk bagi pengendara lainnya,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Khaesar/Magang
Editor: Dwi Lindawati







