JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember kembali melanjutkan program Beasiswa Cinta Bergema sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Pada 2026, Pemkab Jember mengalokasikan anggaran sekitar Rp59 miliar untuk membiayai pendidikan 4.200 mahasiswa dan calon mahasiswa asal Jember.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menegaskan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Pemkab Jember sudah berkomitmen, kami akan memberikan beasiswa kepada anak-anak Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.
Anggaran Rp59 Miliar untuk Ribuan Mahasiswa Jember
Gus Fawait menjelaskan dana yang bersumber dari APBD tersebut disiapkan untuk membantu mahasiswa menempuh pendidikan tinggi di berbagai perguruan tinggi mitra di Indonesia.
Menurutnya, sebagian besar penerima akan memperoleh bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Sementara bagi kelompok tertentu, seperti mahasiswa dari keluarga kurang mampu, santri, dan penyandang disabilitas, pemerintah juga memberikan bantuan biaya hidup selama masa perkuliahan.
“Nilai yang digelontorkan dari APBD mencapai kurang lebih Rp59 miliar. Dana ini dialokasikan untuk menjamin kelancaran studi dan pembiayaan pendaftaran baru putra-putri Jember,” kata Gus Fawait.
Ia menyebut kebijakan tersebut merupakan bentuk investasi pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang memiliki daya saing sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan.

Penerima Lama Tak Perlu Seleksi Ulang
Selain membuka kuota baru, Pemkab Jember juga memastikan mahasiswa penerima Beasiswa Cinta Bergema tahun sebelumnya tetap dapat melanjutkan program tanpa harus mengikuti seleksi kembali.
“Anak-anak Jember yang mendapatkan beasiswa tahun 2025 tidak perlu mengikuti ujian kembali, hanya tinggal daftar ulang saja,” ujar Gus Fawait.
Menurutnya, penerima lama hanya diminta melengkapi sejumlah persyaratan administrasi sederhana, termasuk surat keterangan yang menyatakan masih aktif sebagai mahasiswa.
Gus Fawait mengungkapkan, pada tahun sebelumnya sekitar 7.000 mahasiswa asal Jember telah menerima manfaat program tersebut.
“Tahun kemarin ada kurang lebih 7 ribu anak-anak Jember yang sudah diberi beasiswa, dibantu UKT-nya, ada sebagian dibantu living cost-nya sampai lulus,” katanya.
Pemkab Jember juga mulai menyiapkan pengembangan program beasiswa hingga ke luar negeri.
Saat ini pemerintah daerah tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi internasional, termasuk Universitas Al-Azhar di Mesir dan beberapa kampus di Tiongkok.
Meski belum dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026 karena masih menunggu penyelesaian regulasi dan kerja sama antarinstansi, Gus Fawait berharap program tersebut dapat diwujudkan pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak mahasiswa Jember memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : M. Imron Fauzi
Editor: Mochamad Abdurrochim








