• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi nyamuk wabah demam berdarah

Ilustrasi nyamuk penyebab wabah demam berdarah. (Foto: Pixabay)

Wabah Demam Berdarah di Sumenep Capai 100 Kasus Lebih

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sumenep – Kasus wabah demam berdarah di Kabupaten Sumenep hingga Oktober ini mencapai lebih dari 100 kasus. Dari total 330 desa, terdapat sedikitnya 54 desa yang menjadi wilayah persebaran penyakit yang berasal dari nyamuk ini.

Jumlah tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Agus Multono. Meski demikian, pihaknya meyatakan bahwa angka tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan tahun sebelumnya.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Baca Juga: Guru di Prancis Tewas Dipenggal Usai Tunjukkan Karikatur Nabi Muhammad

“Tahun kemarin ada sekitar 300 kasus dengan tersebar pada 112 desa. Jadi untuk tahun ini ada tren penurunan,” kata Agus Mulyono, seperti dilansir Portal Publik, partner Tugu Jatim, Kamis (22/10/2020).

Lanjut Agus, selain angka kasus wabah demam berdarah yang menurun, pada tahun ini belum ada pasien meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti tersebut.

Ia kenyebutkan, ada sejumlah faktor kenapa demam berdarah masih terjadi, salah satunya cuaca, daya tahan tubuh seseorang maupun kebersihan lingkungan.

“Tahun ini tidak ada kasus kematian akibat demam berdarah ya. Meski begitu kita harus tetap antisipasi jangan sampai angka kasusnya meningkat,” tegasnya.

Baca Juga: Gambar Kucing Raksasa Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Gurun Pasir Nazca, Peru

Dengan kondisi ini pihaknya meminta masyarakat disiplin dalam kesehatan. Tetap menjaga kebersihan lingkungan karena upaya pencegahan membutuhkan peran semua pihak, (Yd/Hem/Fa/Portal Publik/gg).

 

Sumber Artikel: Portal Publik

Tags: berita Madura hari iniDemam BerdarahDinas KesehatanMaduraSumenep
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Tempat hiburan bioskop

Bioskop di Malang Kembali Buka, Dewan Tidak Ingin Tempat Hiburan Kucing-Kucingan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID