• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Warga menggali makam yang akan dipindahkan dari areal Bong Cino.

Warga menggali makam yang akan dipindahkan dari areal Bong Cino. (Foto: Istimewa)

Warga Kota Madiun Pindahkan Makam Keluarga dari Area Bong Cino Demi Pembangunan Rusunawa III

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MADIUN, Tugujatim.id – Sejumlah warga memindahkan makam keluarga di areal Bong Cino Kota Madiun. Pemindahan itu berkaitan dengan rencana Pemkot Madiun membangun Rusunawa III di sekitar lokasi itu.

Program tersebut membuat sejumlah makam di areal tersebut terdampak. Warga memindah sendiri makam keluarganya meski Pemerintah Kota Madiun sudah memberikan opsi pemindahan.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

‘’Selain dikembalikan kepada ahli waris, pemindahan bisa diserahkan kepada Pemkot Madiun,’’ kata Wali Kota Madiun, Maidi.

LPMK yang juga Ketua RT 14/3 Kelurahan Manguharjo, Yayak Suyatno, mengungkapkan sosialisasi terkait rencana pemerintah itu sudah sering dilakukan. Dan, masyarakat menyambut baik. Apalagi, masyarakat yang saat ini menempati areal makam sebagai tempat tinggal menjadi priotitas utama calon penghuni rusunawa. Artinya, mereka bisa menikmati tempat tinggal yang jauh lebih layak.

‘’Warga di sini amat sangat mendukung dengan adanya pemindahan makam plus nanti ada rumah susun. Karena banyak sekali manfaatnya. Dari segi lingkungan jelas lebih sehat dan bersih. Dari segi ekonomi insya Allah warga akan mendapatkan income lebih banyak lagi,’’ ungkapnya.

Yayak menyebut ada 58 KK yang saat ini bertempat tinggal di areal makam. Selain RT 13, ada juga warga RT 14, 15, dan 19. Bahkan ada sebagian rumah yang dibangun secara permanen. Padahal, makam tersebut merupakan aset Pemerintah Kota Madiun.

4a375982 2eb7 4a0f b496 013a0dcefe0c
Areal makam Bong Cino dari udara. (Foto: Istimewa)

‘’Sudah lama sekali kita di sini. Ada kalau dua puluh tahun. Ada yang dibangun permanen juga. Padahal ini aset Pemkot dan kita nggak bayar,’’ terangnya.

Setidaknya ada dua makam yang dipindahkan secara mandiri dalam minggu ini. Kedua makam itu teregister nomor 40 atas nama Loe Seng Ngio dan Kwee Hok Nio serta di depan makam register nomor 90 atas nama Imam Teguh Gurminda.

Ahli waris makam Loe Seng Ngio dan Kwee Hok Nio memilih untuk mengkremasi jenazah. Sedang, ahli waris makam Imam Teguh Gurminda dipindahkan ke makam Gulun.

Ahli waris Teguh, Onny Sri Sulasmini mengatakan, ayahnya telah dimakamkan sejak 44 tahun silam tepatnya di tahun 1977 di kawasan Bong Cino. Kerangka jenazah selanjutnya akan dipindahkan di TPU Gulun, Kelurahan Kejuron, dijadikan satu dengan makam keluarganya.

‘’Sebenarnya kita nggak berniat memindah. Tapi karena ada rencana untuk pembangunan Rusunawa dari pemerintah ya kita mau. Karena kita mikirnya daripada nanti dipindahkan pemerintah dan jadi satu dengan yang lain malah sulit dikenali. Kalau begini kan satu-satu dan kita tahu persinya,’’ terangnya.

Tags: Info Terbaru MadiunKota MadiunPembangunan Rusunawa III MadiunPemindahan Makam di Bong Cino
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Para pedagang Pasar Besar Batu menggeruduk Kantor UPT Pasar, Jumat (3/12/2021). Mereka mempertanyakan kejelasan realisasi pembangunan tempat relokasi yang tak kunjung jadi.

Pembangunan Tempat Relokasi Molor, Pedagang Pasar Besar Kota Batu Berunjuk Rasa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID