MALANG, Tugujatim.id – Menteri Sosial, Tri Rismaharini, memberikan bantuan pada keluarga Sa’ad (55) warga Lawang Kabupaten Malang yang menjadi korban banjir bandang pada Selasa (8/3/2022) lalu. Sa’ad menjadi satu-satunya korban tewas yang terseret oleh banjir saat itu.
Menteri Risma datang langsung untuk meringankan beban korban di Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Minggu (13/2/2022). Dalam kesempatan itu Kementerian Sosial menyalurkan bantuan berupa santunan dan modal usaha bagi istri dan anak-anak Sa’ad.
Mantan wali kota Surabaya itu berbincang dengan istri dan anak-anak korban di ruang tamu mereka. Dia juga memberi tips menjalankan usaha makanan bagi anak Sa’ad yang ingin membuka usaha.
“Kalau ingin membuka usaha minuman, manfaatkan aplikasi-aplikasi online,” kata Risma memberi saran.
Setelah bertemu dengan keluarga Sa’ad. Risma menjelaskan pada media bahwa kedatangannya kali ini bukan hanya untuk memberi bantuan berupa uang tunai saja, tetapi juga modal agar keluarga korban bisa memulai usaha.
“Kami coba menyelesaikan bukan sekedar (dengan memberi) santunan, tetapi bagaimana ahli waris ini bisa tetap survive meskipun telah ditinggal oleh keluarga yang mencari nafkah,” jelas Risma.
Untuk keluarga Sa’ad, Kemensos memberikan santunan berupa uang tunai sejumlah Rp 15 juta dan satu paket usaha berupa rombong, alat-alat, serta bahan-bahan untuk menjual minuman.
“Bantuan yang kami berikan berupa santunan dan bantuan untuk usaha. Ini sesuai dengan permintaan dari keluarga (korban),” kata Risma.
Atas bantuan ini, istri mendiang Sa’ad, Siti Maryani (57) mengucapkan terima kasih pada Kemensos.
“Saya sangat berterima kasih sekali atas bantuan dari Bu Mensos. Karena memang kami sekeluarga kehilangan tulang punggung,” ujar Siti.
Semasa hidupnya, Sa’ad bekerja sebagai tukang kayu untuk menghidupi istri dan tiga anaknya. Dia biasanya melakukan pekerjaannya berdasarkan panggilan dari orang-orang yang membutuhkan jasanya.
Dengan bantuan dan modal usaha dari Kemensos, Siti berencana membuka usaha di rumahnya dibantu dengan anak-anaknya.
“Rencananya ke depan nanti kami usaha dari rumah saja. Dengan bantuan anak saya, nanti jualan minuman,” terangnya.
Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, juga mengapresiasi bantuan dari Kemensos untuk korban bencana banjir di Kecamatan Lawang tersebut.
“Kami mengapresiasi adanya respon yang luar biasa dari Kemensos,” ujar Didik.
Dia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang turut hadir untuk memulihkan masyarakat yang terdampak banjir.
Pemkab Malang juga akan memberikan pendampingan dan pelatihan bagi anak-anak Sa’ad agar bisa sukses berwirausaha.
“Kami sepakat dengan Bu Risma terkait pengembangan sumber daya manusianya. Artinya perlu memberikan pembelajaran untuk menjadi enterpreneur. Kalau modal sudah ada. Tinggal pengembangan (skill) saja,” pungkas Didik.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim








