• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Salah satu pembicara dalam webinar bertajuk Bincang Energi 2022 di Yogyakarta pada Senin (11/4/2022) siang.

Salah satu pembicara dalam webinar bertajuk Bincang Energi 2022 di Yogyakarta pada Senin (11/4/2022) siang. (Foto: Dokumen)

Pengamat Migas: Kenaikan BBM Non-Subsidi, Pemerintah Terapkan Prinsip Efisiensi Berkeadilan

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Skema pemulihan ekonomi melalui sejumlah agenda strategis kini mulai berangsur membaik. Meski begitu, saat ekonomi global mulai menguat, dunia dikejutkan oleh melambungnya harga migas akibat konflik Rusia-Ukraina yang berlangsung hingga sekarang. Melonjaknya harga migas dunia berdampak langsung terhadap Indonesia.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Front Pemuda Madura (FPM), Muchlas Samorano, dalam sambutannya membuka webinar bertajuk Bincang Energi 2022 di Yogyakarta pada Senin (11/4/2022) siang. Webinar melalui platform zoom dihadiri ratusan peserta dari beragam latar belakang.

You might also like

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

05/06/2026 4:48 PM
Sekda Kota Batu.

3 Daftar Kandidat Kuat Calon Sekda Kota Batu, Siapa yang Terbaik Duduki Kursi?

05/06/2026 3:16 PM

Hadir sebagai pembiacara pada kegiatan itu antara lain praktisi migas, Elan Biantoro, Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Yapit Sapta Putra, dan pengamat dari Center for Energy Policy, M. Khalid Syeirazi. Webinar berlangsung meriah diikuti oleh ratusan peserta dari beragam latar belakang.

Menurut Muchlas, neraca perdagangan Indonesia terutama di sektor migas mengalami pembengkakan. Sebagai negara net importir, melambungnya harga migas dunia juga berdampak pada harga bahan makar minyak (BBM) dalam negeri, sehingga hari ini pemerintah melakukan skenario penyesuaian harga.

Muchlas menambahkan, pemerintah melalui PT. Pertamina mesti komitmen menjaga ketersediaan dan penyaluran BBM hingga ke pelosok negeri. Penyesuaian harga BBM, kata dia, adalah keputusan yang rasional dengan beberapa pertimbangan, seperti krisi geopolitik dan beban keuangan negara.

“Penyesuaian harga BBM secara selektif itu memang hanya berlaku untuk BBM Non-Subsidi yang dikonsumsi hanya 17% masyarakat Indonesia. Sementara harga BBM Subsidi yang dikonsumsi bahkan 83% masyarakat Indonesia ditetapkan stabil. Bahkan kenaikan harga ini masih di bawah nilai keekonomian,” lanjut dia.

Pengamat energi dari Center for Energy Policy, M. Khalid Syeirozi menjelaskan, demi menjaga truth masyarakat, PT Pertamina juga telah memberikan subsidi terhadap harga BBM di luar subsidi pemerintah. Secara aturan mekanisme ketatanegaraan, hal tersebut dianggap kurang tepat.

“Tentu bicara soal rasionalisasi harga, apa yang dilakukan Pertamina sebenarnya tidak melulu soal market principle, tetapi juga social principle. Pertamina berani mengambil keputusan untuk merugi, atau setidaknya tidak untung, dalam keputusan menaikkan harga BBM Non-Subisidi yang kita tahu itu di bawah nilai keekonomian,” terang Khalid.

Bagi Khalid, pemerintah melalui sejumlah lemabaga negara terkait telah menerapkan prinsip efisiensi kerkeadilan. Tentu, negara tidak sekadar memikirkan soal untung-rugi, tetapi juga kesejahteraan, keterjangkauan, dan keadilan untuk masyarakat.

Anggota Komite BPH Migas, Yapit Sapta Putra, mengapresiasi kegiatan ilmiah FPM tentang migas. Menurutnya, FPM dan simpul organ lainnya harus mnejadi corong masyarakat untuk menjelaskan dan sosialisasi pengelolaan migas dalam negeri, dari hulu hingga hilir. Lanjut Yapit, BPH Migas sejak awal dibentuk dalam rangka menjamin distribusi dan ketersediaan migas Dalam Negeri.

Sementara itu, dijelaskan Elan Biantoro, dengan tidak menaikkan harga BBM Subsidi di tengah gejolak harga minyak dunia yang tinggi, PT. Pertamina sudah suffering. PT Pertamina, bagi Elan, sudah membela rakyat, karena kenaikan BBM Non-Subsidi bahkan di bawah harga keekonomian sebenarnya masuk kategori no issue. (*)

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

Tags: BBM Non SubsidiPengamat MigasYogyakarta
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 4:48 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pantai Boom Tuban tampak berbeda pada Jumat (05/06/2026). Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan...

Sekda Kota Batu.

3 Daftar Kandidat Kuat Calon Sekda Kota Batu, Siapa yang Terbaik Duduki Kursi?

by Dwi Linda
05/06/2026 3:16 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Proses seleksi yang panjang akhirnya menentukan tiga kandidat kuat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu. Ketiga calon...

Jombang

IPAL Rp7 M Belum Rampung, Sungai di Jombang Tercemar Limbah Tahu Bau Menyengat hingga 4 Km

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:30 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Bau menyengat dari limbah industri tahu, meresahkan warga di sepanjang aliran sungai Kecamatan Jogoroto dan sekitarnya, Kabupaten...

Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:05 PM
0

MOJOKERTO, Tugujatim.id - Pihak PT Kereta Api Indonesia melalui Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan catatan atas momen libur panjang...

Next Post
Penandan tanganan MoU kolaborasi antara DMI Surabaya dengan Stikosa-AWS yang dilakukan oleh ketua Stikosa-AWS, Meithiana Indrasari, dan Ketua DMI Surabaya, Arif Afandi, pada Senin (11/4/2022).

DMI Surabaya dan Stikosa-AWS Gelar Pelatihan Dakwah Digital untuk Remaja Masjid

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID