• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sungai Aare. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi sungai di Swiss. (Foto: Pexels)

Sungai Aare Swiss yang Indah, Jadi Lokasi Tradisi Berenang yang Ditetapkan UNESCO

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Sungai Aare, Swiss, beberapa hari terakhir tampak mencuat di berbagai media. Sebab, tempat itu menjadi lokasi anak sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, yakni Emmiril Khan Mumtadz atau yang kerap disapa Eril, diduga hilang terseret arus setelah melompat dari jembatan di Sungai Aare Swiss, Kamis (26/05/2022). Sebenarnya, bagaimana sih kondisi sungai ini?

Aar (Jerman Aare) adalah sungai yang terletak di Swiss. Sungai Aar memiliki panjang seluas 295 km (183 mil). Sungai ini mengalir dari Kanton Bern, mengalir melewati Brienzersee dan Thunersee, lalu bertemu dengan Sungai Rhein di dekat Kota Waldshut, Jerman.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Pada 2017, UNESCO menetapkan bahwa berenang di Sungai Aare masuk dalam daftar tradisi. Karena itu merupakan bagian dari warisan budaya tak benda di Swiss.

Di sungai ini, banyak masyarakat melakukan aktivitas berenang dan arung jeram. Bahkan, rekor dunia tercipta pada 2012 untuk kegiatan arung jeram ketika total 1.268 orang secara bersamaan mengarungi sungai tersebut dengan perahu karet, dari Kiesen ke Eichholz.

Sungai Aare bermuara di Bernese Alps, pada bagian utara-tengah pegunungan tertinggi di Eropa. Di sinilah Aare membuktikan dirinya lebih dari sekadar sungai, karena menarik ribuan wisatawan setiap tahun ke jalan lintas melalui ngarai.

Melewati Meiringen, dekat Brienz, sungai meluas ke Danau Brienz. Di dekat ujung barat danau itu secara tidak langsung menerima anak sungai penting pertamanya, Lütschine, di tepi Danau Brienz.

Setelah mencapai Danau Thun dan Brienz yang saling berhubungan, pelancong disuguhi pemandangan puncak Alpine yang memesona. Untuk menyeberangi sungai, ada jembatan kayu yang indah dan berdiri di atas fondasi beton. Dari jembatan ini, terhampar pemandangan indah dari atas air sungai yang bening kehijauan. Jembatan besar tersebut jadi salah satu daya tarik banyak wisatawan.

Jembatan Schonausteg inilah yang digunakan banyak orang untuk lompat dan berenang ke sungai. Sungai Aare memiliki warna hijau muda segar, pertanda kondisi air sehat dan bersih. Pada musim panas, orang-orang akan melompat ke Aare dan mengapung di sana, menikmati pemandangan kota yang megah. Berenang di Aare adalah kegiatan resmi dalam daftar tradisi Swiss UNESCO.

Sungai ini memang memiliki permukaan air yang nampak tenang, tapi aliran arusnya cukup kuat. Menurut ulasan Tom Hall di laman Lonely Planet, dia merasa cepat berpindah titik dan untuk berenang mungkin akan cepat melelahkan. Jadi, dia menyarankan untuk menggunakan bola pantai tiup dan alat apung lainnya.

Pada laman resmi pariwisata Bern, tertulis bahwa selama musim panas, Bern adalah surga bagi siapa saja yang menyukai air. Namun, daerah Sungai Aare tersebut meski tenang di permukaan juga bisa sangat berbahaya sehingga berenang di sungai ini hanya disarankan untuk perenang yang sangat mahir.

Selain itu, tidak disarankan untuk melakukan lompatan ke tempat yang tersembunyi. Sebab, keadaan alam yang natural bisa saja menyimpan banyak bebatuan yang tak bisa dilihat sekilas oleh mata. Jadi, memang disarankan untuk memasuki sungai dengan hati-hati, melihat arus sungai yang tak terprediksi dan cukup dalam.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Anak Gubernur Jabar Ridwan Kamil belum ditemukan di SwissAnak Gubernur Jabar Ridwan Kamil hanyutAnak sulung Gubernur Jabar Ridwan KamilAnak sulung Ridwan KamilBerita Gubernur Jabar Ridwan KamilRidwan KamilSungai AareSungai Aare Swiss
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Maling Pasuruan. (Foto: Tangkapan layar CCTV/Tugu Jatim)

Aksi Cepat 7 Detik, Maling Pasuruan Gasak Motor Pengunjung Apotek Kimia Farma

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID