• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kondisi mulut ternak yang berliur gejala tertular PMK di Kecamatan lumbang, Kabupaten Pasuruan.

Kondisi mulut ternak yang berliur gejala tertular PMK di Kecamatan lumbang, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Mahfud/Tugu Jatim)

690 Sapi Tertular PMK di Kabupaten Pasuruan, Bupati: Kita Masih Tunggu Datangnya Vaksin

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Pasuruan makin menyebar luas. Kini sudah ada sebanyak 690 sapi sakit di Kabupaten Pasuruan yang dinyatakan positif PMK.

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, mengungkapkan bahwa ratusan sapi yang tertular PMK ini tersebar di 10 kecamatan.
Mulai dari Kecamatan Prigen, Pandaan, Sukorejo, Purwosari, Kejayan, Lumbang, Tutur, Nguling, Winongan, hingga Lekok.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Makin hari makin banyak sapi yang terpapar PMK. Sekarang ada 690 sapi yang terjangkit PMK di Kabupaten Pasuruan,” ujar Gus Irsyad pada Minggu (05/06/2022).

Gus Irsyad menegaskan jika vaksin sudah datang, pihaknya akan segera melakukan vaksinasi ke ternak-ternak warga.

Sementara itu, upaya Pemkab Pasuruan untuk meminimalisir penyebaran wabah PMK adalah dengan menutup pasar hewan. Kandang ternak yang sakit juga dilockdown. Bahkan kandang ternak dilarang dimasuki oleh orang lain selain pemilik kandang.

“Masih kita tunggu datangnya vaksin. Nanti, ternak yang sehat juga divaksin. Kalau yang terjangkit kita terus obati sampai sembuh,” imbuhnya.

Menurut Gus Irsyad, penyebab meluasnya wabah PMK masih didominasi oleh faktor lalu lintas dan jual beli ternak dari daerah wabah di luar Kabupaten Pasuruan. Selain itu, petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan juga melaporkan jika di lapangan masih ditemukan peternak yang membeli pakan ternak dari luar daerah.

“Masih banyak blantik sapi yang membeli dan menjual ternak dari luar daerah. Saya minta untuk bisa menahan diri dalam jual beli ternak dari atau ke luar daerah,” ungkapnya.

Gus Irsyad juga menghimbau agar para peternak tidak melakukan panic selling seperti menjual ternak sakit dengan harga murah. Menurutnya ternak yang sakit masih punya potensi sembuh asal ditangani dengan tepat.

“Bisa sembuh yang penting tidak terlambat diobati. Kandang-kandang di semprit desinfektan dan jangan campur pakan ternak antara yang sakit dan sehat,” pungkasnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Bupati PasuruanKabupaten PsuruanPMKSapi Positif PMKWabah PMK
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Pedagang Sembakon di Pasar Tambak Rejo Surabaya.

Harga Bahan Pokok di Surabaya Meroket, Pedagang Mengeluh

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID