PONOROGO, Tugujatim.id – Proyek bersumber dari anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp155 miliar segera dieksekusi. Itu setelah Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) memproses 51 paket pekerjaan peningkatan jalan dalam program tersebut.
Pekerjaan sudah harus dimulai minggu ini, pasca penandatanganan kontrak yang dilakukan minggu ke dua pada Agustus 2022.
“Penandatagangan kontrak pekerjaan sudah dilakukan, setelah masa sanggah usai minggu lalu,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Henry Indrawardana.
Dia meminta agar penyedia belajar dari beberapa pekerjaan sebelumnya. Agar target penyelesaian 51 paket pekerjaan itu sesuai jadwal. Selain itu, pihaknya juga menekankan agar kualitas pekerjaan terjaga.
Sebab, masyarakat sudah lama mengidamkan perbaikan jalan yang rusak. Infrastruktur jalan juga berkaitan erat dengan kegiatan distribusi dan logistik yang merupakan urat nadi kehidupan ekonomi.
“Salah satu upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah memperbaiki jalur distribusi yang berupa jalan,’’ terang Henry.
Dia memerinci, Pemkab Ponorogo telah mengklasifikasikan jalan menuju destinasi wisata di antaranya jalan bus perintis, jalan penghubung antarkabupaten, jalan alternatif jalur nasional.
Kemudian, jalan penghubung daerah terpencil, jalan penghubung dalam kota, jalan penghubung kawasan Selingkar Wilis dan jalan poros desa yang tersentuh pembangunan dengan pembiayaan PEN tersebut.
“Masing-masing paket peningkatan jalan memiliki harga perkiraan sendiri (HPS) berbeda-beda sesuai lebar dan panjang jalan yang butuh perbaikan,’’ pungkasnya.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim








